Go Internasional Berkat Internet

Percaya nggak guys kalau aku bilang sesuatu bisa go internasional berkat internet? Jangan percaya dulu sebelum baca tulisanku ini ya. Jadi harus baca tulisanku dulu nih baru percaya. Go internasional bukan hanya bisa ikut olimpiade matematika atau IPA ke luar negeri lho. Produk kerajinan pun bisa go internasional.

Buat yang penasaran sini deh aku ceritain. Jadi aku tuh lahir dan besar di sebuah desa namanya Desa Pucang. Sebuah desa yang berada di Kecamatan Secang Kabupaten Magelang. Tidak seperti desa pada umumnya yang bermata pencaharian sebagai petani, desaku ini sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai pengrajin. Coba tebak, pengrajin apa? Yup ...betul...desaku adalah pengrajin tanduk. Tau binatang Kerbau kan? Desaku adalah desa pengrajin dari tanduk Kerbau.



Tanduk Kerbau yang bau dan awalnya tidak mempunyai nilai ekonomis itu diolah menjadi kerajinan yang indah dan bernilai ekonomis tinggi guys. Tanduk Kerbau bisa diolah menjadi entong, garuk, tongkat, hiasan burung, wayang, hiasan rambut dan sebagainya.

Kebetulan aku tinggal di desaku sampai SMA. Sejak kuliah, bekerja dan menikah aku tidak tinggal di sana lagi. Sesekali pulang kampung buat nengok nenekku yang masih tinggal di sana. Trus apa hubungannya dengan internet dong? Eits tunggu dulu ya sampai ceritaku selesai.

Dulu pemasaran kerajinan tanduk di desaku masih memakai cara tradisional. Para pengrajin membawa hasil kerajinannya ke luar kota seperti Yogyakarta, Jakarta bahkan sampai ke luar pulau seperti Bali. Dengan cara konvensional ini para pengrajin sukses memasarkan dagangannya.

Peranan Internet Untuk Peningkatan Perekonomian Desa

Dengan maraknya internet di pedesaan dan semakin meleknya masyarakat pedesaan terhadap teknologi, kini sebagian besar tetanggaku memanfaatkan teknologi ini. Jujur setiap kali pulang kampung aku terkagum-kagum dengan kemampuan mereka memanfaatkan peluang emas ini.

Sejak beberapa tahun lalu saat internet mulai masuk desa, para pengrajin mulai beralih berjualan hasil kerajinannya melalui internet. Mereka mejual kerajinannya melalui facebook atau website yang mereka buat. Tentu saja aktifitas menjual melalui online ini membutuhkan pulsa internet.

Berjualan lewat internet memakai pulsa? mahal dong. Mahal nggaknya sebenarnya tergantung cara memanfaatkan pulsa ini. Makanya  harus pinter-pinter mencari pulsa murah untuk aktifitas berjualan  online ini. Salah satu caranya dengan membeli pulsa elektrik. Dengan pulsa elektrik aktifitas membeli pulsa lebih  praktis dan lebih cepat jika dibandingkan  membeli vocher dalam bentuk fisik.  Tidak usah keluar rumah dan menghabiskan waktu. Cukup membeli dengan cara sms ke pembeli pulsa dan pulsa pun bisa langsung masuk.

Setiap aku pulang kampung, aku memperhatikan aktifitas para pengrajin ini. Dan tahu nggak? Ternyata mereka juga sudah familiar lho dengan pulsa elektrik ini. Sekarang website tidak asing lagi buat para pengrajin di desa. Beberapa dari mereka mempunyai website untuk memasarkan produknya secara online. Salah satu pengrajin yang cukup berhasil di desaku namanya Bapak Basyir. Tinggalnya sebelahan dusun dengan nenekku tapi masih satu desa. Beliau ini selain memasarkan secara tradisional juga berjualan online lho.


Jadi merasa ketinggalan jauh nih dengan para tetangga di kampung yang berhasil memanfaatkan teknologi. Selain Bapak Basyir ada juga Bapak Shoim yang memasarkan produk secara online dan beriklan di beberapa website lokal di Magelang. Penasaran seperti apa penampakan kerajinan tanduknya? Seperti ini nih.



Nunu souvenir dengan web nya  yaitu nunu.web.id juga merupakan salah satu pengusaha kerajinan yang berasal dari Pucang yang berhasil memasarkan produknya lewat online. Namun nunu.we.id ini tidak terbatas pada kerajinan tanduk saja, namun bermacam-macam kerajinan souvenir termasuk kerajinan tanduk dari Pucang. Selain di Pucang tempat pembuatan souvenir, nunu ini juga mempunyai lokasi di Jogja.

Dengan memasarkan secara online kini produk kerajinan tanduk desa Pucang lebih dikenal di seluruh Nusantara meskipun beberapa toko online nya sekarang mati suri. Namun pemasarannya sempat terkenal berkat toko online. Pemasarannya tidak terbatas di Jakarta dan Bali saja. Kini pemasarannya meluas sampai Sumatra bahkan Kalimantan. Waah...ternyata besar sekali ya efek internet ini bagi kemajuan sebuah industri.

Dengan adanya internet pengrajin lebih mudah membaca berita-berita tentang home industry serta belajar tentang produk kerajinan yang bermutu. Tidak perlu lagi ke kota untuk membeli surat kabar. Semua ilmu mengenai kerajinan dan kerajinan apa yang sedang booming bisa diperoleh melalui internet.

Dengan dukungan pemerintah daerah dan beritanya yang beberapa kali masuk koran lokal, membuat kerajinan tanduk Pucang ini tambah dikenal luas oleh masyarakat. Terbukti jika ada pameran , perwakilan perajin ini ikut memamerkan produknya. Yang bikin aku bertambah  kagum, sekarang produknya sudah diekspor sampai ke Jepang lho. Baca beritanya di media online beberapa bulan lalu membuatku bangga.

 photo Screenshot_2015-10-03-11-54-22_zpscpoc7dig.png
Diliput media online


Waah jadi bangga nih sama tempat kelahiran. By the way meski sekarang aku tinggal di Bekasi masih sering  memantau perkembangan desa lho. Gimana dong mantaunya? Salah satunya ya sering telepon nenekku atau melihat perkembangan tetangga melalui website mereka.

Nelpon atau internetan butuh pulsa dong. Ya iyalah...pasti butuh pulsa. Tapi sekarang aku nggak khawatir lagi, soalnya kalau butuh pulsa aku beli pulsa elektrik Jakarta di temenku. Tinggal sms langsung dikirim deh pulsanya. Katanya si teman ini beli pulsanya lewat pulsa murah Jakarta. Jadi dia mendapat untung yang lumayan dari bisnis sampingan ini.

Waduh...kok malah jadi kepikiran bisnis jualan pulsa juga kayak temenku ini. Maklum..ibu rumah tangga. Butuh tambahan uang belanja. Lumayan kan bisa nambah-nambah uang belanja. Katanya di Pojok Pulsa bisa deposit bebas lho untuk usaha ini. Jadi aku nggak butuh modal banyak buat memulai usaha ini. Siapa tau ya hasilnya bisa nyaingin tetanggaku yang sudah go internasional jualan kerajinan tanduk. Hihi...

Komentar

  1. Subhanallah... Allah ciptakan.segala sesuatu ada gunanya yaa

    BalasHapus
  2. Iya mak Tanti. Tanduk kerbau yang kelihatannya sepele pun bisa menjadi kerajinan bagus dan indah dan diminati wisatawan.

    BalasHapus
  3. Internet sangat bermanfaat sekali ya untuk mempromosikan bisnis agar semakin dikenal dan sukses.

    BalasHapus
  4. go internasional?

    setuju banget mbak
    internet kalo digunakan secara positif memang sangat berguna

    soal tanduk kerbau?
    ih... keren, saya malah baru "ngeh" bisa dimanfaatkan sebagai aksesoris :)

    BalasHapus
  5. Iya Mas Huda tanduk kerbau bisa digunakan untuk bermacam-macam aksesoris lho..Betul Mas Huda banyak kegiatan positif yang kita dapat dari internet.Seperti pengrajin di desaku ini tentunya.

    BalasHapus
  6. Iya Mbak Lianny.Dengan internet bisnis kita bisa semakin berkembang karena pemasarannya tidak terbatas di suatu kota saja namun sudah global.

    BalasHapus
  7. Keren temanya, Mak :)

    Suka sekali membaca ini. Asyiknya ngeblog itu, kita jadi nambah wawasan ttg kekayaan Indonesia.

    Daaan .... dagang kerajinan dari daerah melalui internet ... aihh keren bingit

    BalasHapus
  8. Hihi...terima kasih Mak Mugniar.Iya kita jadi tahu tentang kekayaan Indonesia ya Mak dari blog. Iya dagang kerajinan lewat web bisa memperluas pangsa pasar juga lhoo..

    BalasHapus
  9. Salah satu penunjang juga Mba karena internet kan tanpas batas jadi sangat mungkin sekali peluang untuk go Internasional :D

    BalasHapus
  10. Iya Mas Faris...betul sekali.Internet tanpa batas jadi jangkauannya luas yaa..bisa go internasional.

    BalasHapus
  11. Luar biasa......konten lokal go Internasional

    Mudah2an internet makin lebih populer dan mendatangkan penghasilan. Dan membuktikan Internet Marketing lebih murah dan tepat sasaran.


    salam blognoerhikmat

    BalasHapus
  12. Iya Pak Noerhikmat.Selain karena produknya jadi lebih dikenal masyarakat karena marketing melalui internet,peran pemerintah daerah yang memajukan UKM juga ada dalam hal ini.Terima kasih sudah berkunjung.

    BalasHapus
  13. Wah.. Gradasi warna tanduknya bikin kerajinan kreatifnya makin cantik ya..
    Semoga lebih banyak lagi saudara-saudara kita yang bisa dan mau memasarkan produknya lewat internet, biar bisa go Internasional juga^^

    BalasHapus
  14. Woaah keren banget ya, emang deh gegara Internet semua bisa dikenal :D

    BalasHapus
  15. Iya Mas Shudai.Internet bisa membuat yang tidak terkenal menjadi terkenal...yang belum begitu maju menjadi maju usahanya.

    BalasHapus
  16. Iya..kalau yang bagus itu kalau yang tanduknya ada gradasinya Mbak Irli.Atau yang warnanya bule.Dikenal dengan tanduk bule.Kalau dibikin kerajinan jadi makin cantik. Semoga lebih banyak kerajinan tradisional khas daerah dipasarkan lewat internet ya mbak Irly.

    BalasHapus
  17. Wah jadi tau pusatnya kerajinan tanduk. Ortu skrg tinggal di Magelang kota sih, nggak jauh kan?

    BalasHapus
  18. Waah ortunya Mbak Lusi tinggal di Magelang juga to?Nggak jauh mbak dari Pucang.Paling 5 km an dari Magelang lewat Menowo mbak.

    BalasHapus
  19. Iya, internet adalah salah satu cara untuk survive di era modern, ada banyak orang berbakat tapi ngga kenal sama internet, jadilah bakatnya kurang dikenal orang. Begitu kira-kira ya :D

    BalasHapus
  20. cantik-cantik ya mbak produknya....pulsa memang jadi seperti sembako zaman sekarang. Saya udah jualan pulsa lebih dari 8 tahun loh hehehe..ini dia ceritanya :D
    http://braveandbehave.blogspot.co.id/2015/09/jual-pulsa-bisa-kaya-raya.html

    BalasHapus
  21. Waaa mb asli jawa ya? Sama dong hihiii
    Wah ga nyangka y tmpt kelahiran mb bisa maju bgtu berkat usaha kerajinannya. Sukses trs deh dan smg jd juragan jual pulsa jg :)

    BalasHapus
  22. Iya Mbak Mei. Kebetulan saya asli Magelang. Dan desa tanah kelahiran saya tempat kerajinan tanduk.Terima kasih doanya. Semoga saya sukses jualan pulsa.Hihi..

    BalasHapus
  23. Iya Mbak. Alhamdulilah produknya cantik-cantik mbak Dwi. Waah mbak Dwi sudah jualan pulsa ya? Jadi pengin niru nih.

    BalasHapus
  24. Wah keren-keren bangets tuh hasil kerajinannya. Ada info pengrajin nya gg mbak. Kayak menrik ini kalau dibuatin toko online.

    BalasHapus
  25. Coba aja Mas Into hubungi TANDUK KOEMEDI
    Dulu ini adalah pengusaha tanduk paling berhasil di desaku. Sepertinya sekarang dilanjutkan putra-putrinya mas.

    BalasHapus
  26. Mantap banget, kerajinannya emang keren-keren
    Memang benar dengan adanya internet, informasi yang kita miliki bisa menyebar dengan beguitu cepat, (Hanya dengan sekali klik)

    BalasHapus
  27. Wah Secang, dulu kalo mau pulang kampung pas kuliah, bolak-balik lewat sana.. :D

    Internet emang berguna banget kalo dimanfaatkan dengan baik, ya..

    BalasHapus
  28. Iya Mas Dimas Agil.Internet memang top jika dimanfaatkan dengan baik.

    BalasHapus
  29. Udah saatnya kerajinan Indonesia banyak yang Go International.
    Btw, kerajinannya keren banget!

    BalasHapus
  30. Iya Mbak Dee..sudah saatnya kerajinan kita go internasional.Terima kasih sudah mampir mbak :)

    BalasHapus
  31. Selamat Buat Admin Blog
    Udah jadi pemenang lomba dari post ini
    http://pojokpulsa.co.id/pemenang-lomba-blog-pojokpulsa-2015

    aku mah kaga" menang - haha :v
    Habisnya artikelku kalah jauh kualitasnya ama tulisan yang disini

    Nitip ya, hehe:
    http://www.radiomustika.com/2015/08/pulsa-elektrik-murah-jakarta-terpercaya.html

    Sekali lagi congrats like :) - Mari kita lanjutkan bakat menulis kita (y)

    BalasHapus
  32. Terima kasih. Tetap semangaaat..

    BalasHapus
  33. emang sih ya mba, berkat kemajuan teknologi apapun sudah bisa dilakukan, pemasaran kerajinan pun bukan hal sulit lagi asalkan ada niat

    BalasHapus
  34. ya itulah salah satu cita-cita saya nanti mba,
    mengembangkan kerajinan-kerajinan pelosok sampai ke luar negeri _

    sayang banget padahal, tangan orang-orang kita itu kreatif

    BalasHapus

Posting Komentar