Laman

Selasa, 29 Agustus 2017

Traveling Lebih Asyik dengan My Prelo Lovelist




Sejak kenal aplikasi Prelo beberapa bulan lalu aku jadi sering membuka aplikasi ini untuk mencari barang yang bener-bener aku butuhkan atau sekedar cuci mata. Maklum namanya juga emak-emak, sekedar cuci mata juga udah senang.

Aplikasi ini  memudahkan aku yang dananya terbatas tapi ingin barang branded. Nggak perlu ngeluarin duit banyak namun kita bisa memiliki barang impian dengan membeli barang bekas atau second  di Prelo. Aku sendiri pernah menjual barang preloved ku di Prelo. Aplikasi ini membantu kita  yang ingin dapetin barang bagus dengan harga miring.




Selama menjadi member Prelo beberapa bulan ini ada beberapa keuntungan yang aku rasakan baik aku sebagai pembeli maupun aku sebagai penjual. Sebagai pembeli aku merasa diuntungkan karena barang-barang yang dijual di Prelo adalah barang asli. Selain itu ada beberapa hal yang menguntungkan kita sebagai pembeli yaitu : 

1. Jaminan barang asli. Bukan barang  KW
2. Aman dengan sistem rekber
3. Ribuan barang bekas berkualitas di sini
4. Penjual kebanyakan berasal dari komunitas ternama di Indonesia
5. Jaminan pengembalian uang 100 persen jika produk yang kamu terima tidak sesuai dengan deskripsi produk. 

Selain sebagai pembeli aku juga berjualan lho di Prelo. Untuk sementara jualanku beberapa keperluan bayi yang tidak terpakai. Sebagai penjual keuntungan berjualan di Prelo adalah :


1. Aplikasi marketplace Indonesia yang ramai. Jadi otomatis banyak yang melihat produk jualan         kita. 
2. Aman dengan sistem rekber. Untuk bertransaksi menggunakan rekening bersama Prelo.
3. Mudah, dalam hitungan detik produk kita bisa langsung diiklankan 
4. Pembeli yang suka membeli barang berkualitas
5. No hit and run
6. Terintegrasi dengan seluruh sosial media
7. Produk kita langsung ada di genggaman ribuan orang
8. Fitur chatting yang memfasilitasi proses tawar menawar kamu dan pembeli

My  Prelo  Lovelist 

Di aplikasi Prelo ada beberapa barang yang kuinginkan. Biasanya barang yang aku sukai aku tandai dan aku beri love. Namanya lovelist. Ya..semacam wishlist barang-barang yang ingin kubeli.

By the way sejak mempunyai bayi setahun lalu kami belum pernah jalan-jalan atau traveling jauh. Traveling jauh baru dua kali sejak dedek bayi lahir. Travelingnya pun pulang kampung ke Jawa Tengah yang bisa ditempuh dengan perjalanan darat.

Lama nggak jalan jauh itu rasanya pengin jalan. Kaki dah gatel pengin kemana-mana. Jadi bulan depan kami berencana traveling yang agak jauhan. Tiket pesawat sudah issued. Demikian pula dengan hotel. Pokoknya tinggal jalan deh.

Sayangnya baru ingat kalau dedek bayi nggak punya stroller yang khusus buat jalan-jalan. Selama ini kalau jalan-jalan ke mall dia biasa kami gendong atau bawa stroller punya kakaknya dulu. Sayangnya stroller kami gede banget, susah dilipat dan makan tempat. Padahal untuk jalan-jalan kami membutuhkan stroller yang mudah dibawa, mudah dilipat, ringan dan bisa masuk kabin. 

Sempat kepikiran buat beli stroller yang ringan dan mudah dibawa. Soalnya kami  pasti butuh dan nggak hanya  sekali dipakai. Stroller baru nantinya bisa dibawa ngemall, jalan-jalan ke kebun binatang atau jalan naik pesawat kalau kami traveling. Sayangnya dana kami tidak banyak. Jadi sayang jika membeli stroller baru. 

Beberapa hari yang lalu aku buka aplikasi Prelo. Siapa tahu ada stroller bekas  yang aku butuhin. Di Prelo harganya terjangkau dibandingkan stroller baru. Dan surprise banget pas nemu stroller bekas Cocolatte Ispot. Cocolatte Ispot adalah stroller incaranku sejak lama. Stroller ini ringan, mudah dilipat, mudah dibawa dan bisa masuk kabin pesawat. Sudah agak lama sih ngincar stroller ini, tapi nggak nyangka juga ada yang jual stroller second Cocolatte Ispot  dalam keadaan masih bagus kayak gini di Prelo. Aku lovelist dulu deh. Siapa tau ada rejeki dan bisa aku beli buat traveling bulan depan.

my love list stroller



Selain stroller,  kamera adalah barang kedua yang kuincar di Prelo buat traveling bulan depan.  Kebetulan kamera DSLR Canonku sudah mulai ngambek alias minta diganti. Usianya sudah lima tahun dan aku dulu juga beli second dari temen. Makanya udah minta ganti. Selama kamera rusak kami traveling  dan motret memakai kamera handphone.

Berhubung destinasi travelingku bulan depan adalah destinasi favorit dan sudah aku impikan sejak lama, rasanya sayang kalau mengabadikan obyek wisata dan acara traveling kami hanya dengan kamera handphone. Soalnya sudah mimpiin lama main ke sini. Kayaknya butuh kamera baru nih.

Kebetulan kemarin pas cuci mata di Prelo lihat kamera mirrorless dengan harga miring . Jadi kamera ini aku beri love deh. Dan jadi my lovelist yang kedua yang aku tandain buat jalan-jala bulan depan.

Kamera incaran


Ngomongin traveling nih, traveling itu nggak seru kalau nggak ada sesi foto bareng. Selain tongsis dan minta bantuan orang lewat , tripod adalah senjata andalan buat ambil foto bersama. Masalahnya adalah belum tentu ketemu orang yang bisa kita mintain tolong memotret. Di tempat wisata biasanya pengunjung asyik selfie dan berfoto.  Jadi terkadang kita sungkan untuk minta tolong. Jadi sepertinya kami butuh senjata andalan alias tripod.

Dulu kami pernah punya Tripod. Jadi kalau jalan-jalan nggak perlu minta tolong orang buat motoin. Sudah setahun lalu tripod kami rusak. Acara foto bareng pun diganti dengan tongsis dan foto dengan kamera handphone. Kalau jadi beli kamera mirrorless, sepertinya kami juga butuh tripod buat foto bareng liburan besok. Dan taraa....kami nemu tripod di Prelo. Jadi my lovelist berikutnya deh.


Wah...sudah tiga barang yang aku kasih love nih. Sebenarnya total ada 4 lovelist sih di Prelo. Satunya adalah kaca mata hitam. Salah satu destinasi acara traveling bulan depan adalah pantai. Main ke pantai paling enak bawa kacamata hitam biar nggak silau. Sayangnya kaca mata hitam lamaku nyelip entah kemana. Daripada acara jalan-jalan nggak nyaman gara-gara mata silau terkena sinar matahari aku kasih lovelist kacamata hitam. Lagian juga nantinya kaca mata hitam ini kan sering dipakai. Nggak sekali doang pas acara jalan-jalan besok. Jadi nggak rugi beli. Apalagi harganya murah dan branded lagi. 





Jadi siapa bilang persiapan traveling butuh biaya mahal? Barang-barang yang belum kita punya,  bisa kita beli  dengan harga murah di Prelo. Traveling senang dompet pun aman. Jadi buat yang ingin dapetin barang murah berkualitas cepat unduh Prelo ya. Happy traveling guys. ...








8 komentar:

  1. Sumpah, setelah baca artikel ini baru tahu aplikasi Prelo. Aku dimana mana jualan online nih. Mau coba juga ah buka akun di Prelo, ulasannya mengundang minat.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih sudah berkunjung. Semoga infonya membantu ya ..

      Hapus
  2. buat emak2 berbalita stroller itu penting banget ya mba apalagi yg bisa dilipat kd praktis bawa2nya. Semoga terwujud bersama prelo ya mba. Aku jg banyak wishlist di Prelo, hehe.

    BalasHapus
  3. Iya Mbak Rodame butuh banget stroller yang bisa dilipat dan mudah masuk kabin. Stroller di rumah bisa dilipat tapi tetap saja besar. Semoga bisa terwujud beli di Prelo ya. Aamiin

    BalasHapus
  4. Saya paling suka nih ngintip barang preloved di internet. Kalau dapat yang bagus trus murah kan seneng banget :)

    BalasHapus
  5. Iya Mbak Myra. Happy banget kalau bisa dapat barang preloved keren tapi murah.

    BalasHapus
  6. Semakin banyak ecommerce menawarkan kemudahan, pelanggan semakin dimanjakan, baru lihat nih mak prelo :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Enak Manda. Beberapa kali aku beli barang murce di sini. Kebanyakan sih masih baru meski judulnya preloved. Biasanya orang jual karena nggak dipakai padahal barang baru.

      Hapus