Tampilkan postingan dengan label Traveling. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Traveling. Tampilkan semua postingan
Kamis, 28 Januari 2021

Menikmati Hijaunya Rest Area 360 B Semarang Batang


Haii kali ini kita ngobrolin rest area lagi ya. Setelah postingan sebelumnya aku cerita tentang rest area Bantaratma bekas pabrik gula, kali ini aku pengin  nulis tentang rest area 360 B di Jalan Tol Semarang Batang. Ini baru pertama kalinya kami ke sana. Mungkin karena pandemi dan di awal tahun 2020 kami jarang pulkam jadi akhir Desember 2020 baru tahu rest area yang diresmikan akhir tahun 2019 ini.



Sebenarnya meski sering pulang aku jarang banget memperhatikan rest area. Tapi karena rest area ini aku rasa cukup unik dan keren, bukan hanya memperhatikannya tapi aku juga pengin menuliskannya di blog. Dari berita yang ada aku browsing tentang rest area ini. Ternyata luasnya 7.6 hektar. Luas banget ya. Yang bikin berbeda dari rest area ini adalah adanya taman yang luas dan masjid yang terletak di pinggir danau.


Menikmati Rest Area Banjaratma yang instagrammable


Tahun 2020 adalah tahun duka bagi keluarga si ayah. 4 anggota keluarga berpulang dari sepupu, istri sepupu, paklik dan bulik. Otomatis jadi sering pulang kampung untuk takziah. Meski di awal pandemi sampai lebaran haji tidak bisa pulang kampung , namun bulan Agustus, November dan Desember kami pulang.

Rest Area Banjaratma Brebes ini merupakan salah satu persinggahan saat kami pulang kampung. Terletak di km 260 B tol Pejagan Pemalang  kita bisa singgah ke rest area ini dalam perjalanan pulang ke Jakarta. Meski dioperasikan mulai Maret 2019 dan diresmikan  bulan Mei 2019 tapi kami baru sempat mampir ke sini bulan Agustus 2020 untuk pertama kalinya.

Area pabrik gula sendiri cukup luas yaitu sekitar 10 hektar dengan bangunan utama 1.4 hektar. Bentuknya masih dipertahankan seperti aslinya. Hanya ditambah sedikit bangunan modern. Di dalamnya ada taman burung, area buat para pedagang UMKM berjualan, toilet, beberapa outlet makanan modern dan mesin giling.

Selasa, 12 Januari 2021

Traveling Makin Seru dengan Aplikasi Sewa Mobil Online

Hai sobat fadevmother kali ini kita ngomongin jalan-jalan lagi ya. Jadi gimana nih, setelah lama nggak jalan-jalan apa kalian termasuk salah satu orang yang sudah tidak sabar untuk traveling? Nah biar jalan - jalannya nyaman teman - teman bisa sewa mobil online. Selain aman, teman-teman bisa lebih bebas mengatur rute perjalanan.

Traveling tanpa tour guide memang seru. Teman-teman jadi lebih bebas mengatur itinerary. Walaupun begitu, ternyata ada beberapa hal yang perlu teman - teman persiapkan sebelum memulai perjalanan.

Apa Saja yang Harus Teman-teman Persiapkan?

Traveling tanpa tour guide tentunya mengharuskan kalian memiliki persiapan yang matang. Berikut beberapa hal yang perlu teman-teman perhatikan:

  • Rencanakan Rute Perjalanan

Sebelum memulai perjalanan, pastikan teman-teman sudah menyusun rencana perjalanan atau itinerary. Dengan begitu, waktu teman-teman jadi lebih efisien. Kalau perlu, siapkan juga peta perjalanan jika ingin bepergian ke lebih dari satu tempat.

Sebaiknya teman-teman bisa mengumpulkan informasi mengenai biaya tiket masuk area wisata, perkiraan biaya bensin, biaya makan dan biaya lainnya yang mungkin timbul selama perjalanan. Dengan perencanaan yang matang, teman-teman bisa berbagi biaya dengan teman seperjalanan ! Atau teman - teman bisa baca itinerary perjalanan ke Bromo di sini.


Senin, 28 Desember 2020

Berburu Sunrise di Bromo Plus Itinerary


Siang itu 22 Desember setelah aku menyelesaikan salah satu PR artikel di blog si ayah langsung bilang " Ke Bromo yuk ntar berangkat jam 1 siang". Dueng...dueng kaget dong secara pas ayah bilang udah jam 11 siang. Aku siapin mobil, kamu siapin peralatan kata si ayah.

Langsung gedabrukan deh. Untungnya kita lagi liburan di Blitar. Jadi ya meski gedabrukan ada yang dipinjemin. Dari kami berlima yang bawa jaket cuma dua ABG saja. Aku, ayah dan bocil gak bawa apa-apa dong. Langsung pinjem jaket, kaos kaki, topi milik eyang uti, adek sama ponakan kecil . Total kami pinjam 8 jaket. Untung jaket adikku banyak. Soalnya kata adekku di sana dingin banget. Tapi sarung tangan dan syal  udah gak ada. Ntar aja deh beli di Bromo. Pas mau berangkat lupa ternyata aku dan bocil gak bawa sepatu dari Jakarta. Yo wis lah sekalian pinjam sepatu  senam eyang uti dan sepatu ponakan buat bocil.

Jam 2 siang kami berangkat. Tanpa persiapan hotel dan jeep. Sebenarnya ponakan suami punya jasa tour Bromo. Namun ponpes tempat dia ngaji lagi lockdown. Jadi gak bisa pakai jasanya. Langsung deh cari persewaan jeep di internet. Alhamdulilah dapat. Untuk sewa hotel, kami dapat guest house lewat Traveloka. Namanya Cahyo Guest House. Untuk sementara aman urusan jeep dan guest house.

Sekarang ini di masa pandemi  pengunjung Bromo dibatasi 50 persen dari kapasitas normal. Beli tiketnya harus online. Biar praktis kami minta tolong Mas Azhar pemilik jeep untuk sekalian belikan kami tiket masuk kawasan Bromo. Selama liburan sewa jeep dari Cemoro Lawang yang biasanya 600 ribu ada kenaikan 100 ribu rupiah jadi 700 ribu. Tiket Bromo weekday 29 ribu untuk WNI plus tiket jeep 10 ribu rupiah. Total yang dibayar ke pemilik jeep 855 ribu rupiah. Ditransfer 50 persen pas di jalan. Sisanya dibayar setelah selesai tour.

Driver yang akan mengantar kami namanya Mas Gono. Sebelumnya Mas Gono sudah telpon duluan dan nanya kami tiba jam berapa di penginapan. Jam setengah 9 malam kami tiba dan Mas Gono sudah menunggu di pintu gerbang masuk kawasan Bromo Tengger Semeru. Aku baru ngeh kalau Guest House milik Mas Cahyo ini ada di dalam kawasan Bromo. Jadi sebelum masuk guest house kita sudah harus pegang tiket masuk Bromo. Karena tiketnya dipegang Mas Gono jadi kami diperbolehkan masuk oleh petugas di gerbang.

Senin, 21 Desember 2020

Berkunjung ke Taman Safari Cisarua Saat Pandemi

Minggu 18 Oktober 2020 akhirnya kesampaian juga ajak bocil ke Taman Safari. Ceritanya si bocil lagi seneng-senengnya lihat hewan. Biasa namanya juga balita kalau lewat binatang rasanya seneng banget. Apalagi hafal namanya.

Awalnya pengin ajak ke Kebun Binatang Ragunan aja yang deket. Tapi pernah dengar kalau pas pandemi gini Ragunan nggak dibuka buat balita. Jadi percuma dong ya ajak anak-anak kalau nggak boleh masuk. Akhirnya nekad bawa bocil ke Taman Safari daripada merengek terus minta lihat hewan-hewan.

Sempat khawatir juga kalau mobil plat B gak boleh masuk area puncak karena baca berita seperti itu. Tapi bismillah aja pas berangkat. Jadi kalau emang gak boleh ya pulang. Alhamdulilah jalanan lancar dan mobil plat B tetep boleh masuk Taman Safari.

Ada yang berbeda di musim pandemi gini. Di gerbang masuk Taman Safari sebelum beli tiket kita dicek suhu dan mobil disemprot desinfektan dulu oleh petugas.

Sabtu, 28 November 2020

Sejuknya Sholat Dhuhur di Masjid 10 Kubah Nurul Mustofa Depok

Siang itu di pertengahan bulan November udara terasa panas.  Mobil kami meninggalkan Rumah sakit Cibinong untuk mengunjungi kerabat yang sakit dan dirawat di sana. Kebetulan belum sholat dhuhur, jadi memutuskan untuk sholat di masjid terdekat yang kami lewati dalam perjalanan pulang. 

Di sebelah kanan jalan dari Cibinong tampak sebuah masjid. Kami segera memasukinya. Subhanallah ternyata masjidnya besar sekali. Masjid indah bercat putih dengan 10 kubah itu ternyata bernama Masjid Jami Nurul Mustofa. Awalnya penasaran mengapa ada masjid megah di jalan yang sepi ini. Setelah browsing di google masjid ini bernama Masjid Nurul Mustofa. Dibangun oleh Habib Mustofa sejak tahun 2016. Dengan luas sekitar 1.8 hektar masjid ini kini dibuka untuk umum. 

Sekilas masjid ini mirip dengan masjid "Taj Mahal"  Ramlie Musofa yang ada di Sunter. Sama-sama bercat putih dengan ornamen di dindingnya. Namun hanya mirip sekilas karena ada banyak perbedaan. Masjid Nurul Mustofa ini sangat megah dan mempunyai 10 kubah. Masjid Ramli Musofa pernah aku tuliskan di sini. 

Dari desain masjid, tempat wudhu yang luas, tempat parkir yang luas dan beberapa pohon kurma yang ada di depannya masjid ini cocok sekali untuk wisata religi. Meski tidak seluas Masjid Kubah Mas di Depok, tidak ada salahnya kalau dari Kubah Mas bisa sekalian jalan-jalan ke sini. Masjid ini terletak di Mekar Sari Cilodong Depok.

Berikut beberapa foto Masjid Jami Nurul Mustofa Depok. Foto milik pribadi dan diambil saat sholat dhuhur di sana.



Tampak megah

Senin, 09 November 2020

Berwisata ke Ayanaz Candi Gedong Songo di Era New Normal




Sudah lama banget pengin main ke Ayanaz sejak beberapa tahun lalu. Balon-balon raksasa dengan latar belakang pemandangan khas pegunungan bersliweran di time line facebook dan Instagram. Sebagai emak-emak yang suka main mupeng banget.

Sayangnya tiap pulang kampung belum sempat mampir ke sana. Selain waktunya cuma sebentar, waktunya juga biasanya habis buat silaturahim. Kebetulan kemarin kami pulang kampung, masih ada sedikit waktu luang. Jadi dari Semarang sebelum ke Magelang kita sempetin main ke Ayanaz sebentar.

Pemandangan indah bunga warna-warni tampak di pinggir jalan sepanjang perjalanan dari Bandungan ke Ayanaz. Banyak kebun bunga yang memanjakan mata milik para petani bunga. Dan beberapa kilometer sebelum Ayanaz tampak Taman Bunga Celosia di sebelah kiri jalan.

Beberapa meter sebelum tiba di parkiran, ada petugas yang mengatur arus lalu lintas kendaraan ke parkiran. Jadi kendaraan dari atas dan yang mau ke atas diatur agar tidak naik dan turun dalam waktu bersamaan.

Pas sampai parkiran nanya ke petugas dimana Ayanaz berada. Ternyata Ayanaz ini berada di kawasan Candi Gedong Songo. Oalaaah....selama aku mengira Ayanaz berada di dekat Candi Gedong Songo. Tapi nggak tau kalau ternyata satu kawasan.

Senin, 14 September 2020

31 Tempat Wisata di Kabupaten Semarang Siap Menyambut Wisatawan di Era Adaptasi Kebiasaan Baru

Haii sobat fadevmother ketemu lagi ya sama aku yang udah lama banget nggak ngomongin jalan-jalan. Iya sih soalnya blog ini sekarang bukan blog khusus jalan-jalan lagi, tapi sudah berubah jadi blog lifestyle alias gado-gado. Biar kita kembali ke fitrah...ciee kita nulis  blog jalan-jalan lagi yuk. 


Kali ini temanya adalah berwisata di era adaptasi kebiasaan baru. Siapa di sini yang udah kangen jalan-jalan hayoo? ngacung yuuuuk. Sama sepertiku pasti teman-teman atau sebagian masyarakat kita udah kangen jalan-jalan. Apalagi selama hampir 6 bulan di rumah ini, kita menahan diri untuk tidak jalan-jalan. pasti penasaran dong teman-teman semua, emang jalan-jalan di era kebiasaan new normal gini aman? Pasti aman lah, apalagi kalau tempat wisatanya sudah menerapkan protokol kesehatan yang lengkap. 

Nah buat yang ingin berwisata ke kabupaten Semarang kini beberapa tempat di Kabupaten Semarang sudah menerapkan protokol kesehatan loh. Dan 31 tempat wisata sudah lolos ujicoba operasional era adaptasi kebiasaan baru. 

31 Tempat Wisata Yang Lolos Uji Operasional di Era Adaptasi Kebiasaan Baru : 

  1. Wisata Cemoro Sewu Kalirejo
  2. Desa Wisata Kalongan
  3. Curug Lawe Benowo Kalisidi (CLBK)
  4. Bantir Hills
  5. Sumowono Bamboo Garden
  6. Saloka Theme Park
  7. Tlogo Resort Goa Rong View
  8. Taman Kelinci
  9. Kampoeng Banyumili
  10. Dusun Semilir
  11. Kampoeng Kopi Banaran
  12. Hortimart Agro Center
  13. Eling Bening
  14. Cimory on the Valley
  15. Watu Gajah Park
  16. Kopeng Treetop Adventure
  17. Taman Wisata Kopeng
  18. Agrowisata Gunungsari Kopeng
  19. Pendakian Telomoyo BC Arsal
  20. Pendakian Telomoyo BC Watu Tumpeng
  21. Museum Kereta Api Ambarawa
  22. Kampung Rawa Ambarawa
  23. Umbul Sidomukti
  24. Celosia Happy n Fun Gedongsongo
  25. Taman Wisata New Bandungan Indah
  26. Sunrise Hill Gedongsongo
  27. Wisata Alam Perantunan
  28. Bukit Cinta Rawa Pening
  29. Gumuk Reco Sepakung
  30. Candi Gedong Songo
  31. Agrowisata Air Danuwo

Kamis, 10 September 2020

Berkunjung ke Kampoeng Kopi Banaran di Era Adaptasi Kebiasaan Baru

Siapa yang tidak kenal dengan Kampoeng Kopi Banaran? Hampir sebagian besar kita yang tinggal di Semarang atau Jawa Tengah tidak asing dengan agrowisata satu ini. Kampoeng Kopi Banaran adalah kawasan perkebunan yang dikelola oleh PT Perkebunan Nusantara IX (Persero). Terletak di Areal Perkebunan Kopi Kebun Getas Afdeling Assinan tepatnya Jl. Raya Semarang – Solo Km. 35. Agro wisata ini berada di ketinggian 480 hingga 600 mdp persis di tepi jalan Semarang – Salatiga atau satu kilometer dari Terminal Bawen.

Kampoeng Kopi Banaran ini adalah spot favorit untuk istirahat sebelum melanjutkan perjalanan pulang kampung ke Magelang dari Jakarta. Biasanya istirahat sambil makan gorengan atau minum kopi dan teh di Banaran Cafe. Tempat parkir yang luas, pemandangan hijau dan segar menjadikan Kafe Banaran ini selalu ramai dikunjungi para pengunjung, baik pengunjung lokal Semarang yang ingin makan-makan atau pengunjung yang mampir untuk istirahat seperti kami. Sebelum membahas tentang Kampoeng Kopi Banaran di era new normal, kita kasih tahu dulu ya wisata Kampoeng Kopi Banaran buat yang belum pernah berkunjung ke sana. 

Wisata Kampoeng Kopi Banaran 

Untuk mengelilingi kebun kopi kita bisa naik kereta wisata. Kita bisa berkeliling area kebun kopi dengan kereta wisata dengan biaya 85 ribu rupiah untuk 7 orang. Kereta dilengakapi dengan sopir yang berfungsi sebagai pemandu dan akan bercerita seputar kebun kopi sampai pengolahan kopi. 


Sumber : IG Kampoeng Kopi Banaran

Sabtu, 25 Juli 2020

Kemudahan Berwisata dengan Rental Mobil Pontianak Singkawang



Berwisata lebih mudah dengan rental mobil Pontianak Singkawang. Yuup siapa yang belum tahu kota Singkawang? Singkawang adalah sebuah kota di Kalimantan Barat yang terletak 145 km dari Pontianak. Kata saudaraku yang tinggal di Pontianak, kota Singkawang memiliki banyak tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi.

Beberapa tahun yang lalu aku pernah mengunjungi kota Pontianak. Meski cuma tiga hari namun perjalanan menyusuri Sungai Kapuas, menikmati keunikan Rumah Rakdang sampai mengunjungi Tugu Khatulistiwa sangat berkesan. Baca : Menyusuri Sungai Kapuas. Sayang waktu mengunjungi Pontianak hanya 3 hari. Jika ada waktu lebih ingin rasanya pergi ke Kota Singkawang.

Bulan Oktober besok sepupuku yang tinggal di Pontianak menikah. Mengunjungi kota Pontianak untuk main sekaligus kondangan menjadi agenda kami. Cita-cita mengunjungi Singkawang yang beberapa tahun lalu tidak jadi akan segera terealisasi. Karena keluarga paman repot setelah acara nikahan, nggak mungkin mengantar kami ke Singkawang. Tapi nggak perlu khawatir.  Sekarang berwisata dengan keluarga lebih mudah dengan Rental Mobil Singkawang Pontianak. 

Meski masih beberapa bulan lagi tapi kami sudah punya agenda beberapa tempat wisata yang akan dikunjungi selama di Singkawang. Sebenarnya banyak sekali tempat wisata di Singkawang. Berhubung kami cuma sebentar dalam rangka kondangan, maka tidak bisa menikmati seluruh wisata Singkawang. Namun ada beberapa tempat yang bisa ditempuh dalam sehari dan memungkinkan kami main ke Singkawang meski cuma sehari.

Jumat, 29 Mei 2020

Mengunjungi Petilasan Prabu Siliwangi di Majalengka

Hai...hai..apa kabar? Lama bangeeeeeet ya nggak jalan-jalan. Harus sabar nggak jalan demi kebaikan kita semua ya. Semoga pandemi segera berlalu biar kita bisa jalan-jalan lagi.

Nah biar nggak bosen kita tulis acara jalan-jalan tahun lalu aja ya. Sebenarnya acaranya tahun lalu sih, tapi belum sempat ditulis aja. Jadi berhubung suasananya masih lebaran kita tulis sekarang ya.

Tahun lalu pas lebaran  kita ada kumpul keluarga satu trah buyut di Majalengka. Kebetulan keluarga yang ketempatan tinggalnya di Majalengka.  Jadi keluarga besar Magelang pergi deh ke Majalengka.  Kebetulan kita udah balik ke Jakarta. Jadi lebih  dekat.

Sebelum acara keluarga dimulai,  paginya sama tuan rumah kita diajak jalan-jalan ke Petilasan Prabu Siliwangi. Kebetulan tempatnya tidak jauh dari rumah saudara. Kapan lagi kan silaturahim sekalian liburan?

Petilasan Prabu Siliwangi berada di Desa Pajajar Kecamatan RajaGaluh Majalengka. Petilasan ini merupakan salah satu situs sejarah di Majalengka. Sepertinya belum begitu banyak wisatawan yang tahu situs ini. Kebanyakan wisatawan adalah wisatawan lokal sekitar Majalengka.

Selasa, 28 April 2020

Mengunjungi Masjid Jogokariyan Jogja

Siapa yang tidak kenal dengan Masjid Jogokariyan Jogja. Awalnya aku juga nggak begitu ngerti tentang masjid ini. Namun berita beberapa tahun terakhir tentang masjid ini terutama kegiatan di bulan puasa dengan menyediakan ribuan makanan berbuka membuatku tahu dan ingin mengerti lebih banyak tentang masjid ini.

Masjid Jogokariyan terletak di Mantrijeron Jogjakarta. Masjid kampung ini mendunia. Beritanya ada dimana-mana. Setiap tahunnya saat bulan puasa masjid ini menyediakan ribuan menu buka puasa dalam piring. Konon uang yang dikeluarkan untuk menu ini sampai 25 juta sehari untuk menyediakan menu berbuka.

Selain itu aktifitas penjual makanan dan takjil di sekeliling masjid membuat masjid ini menjadi terkenal. Ratusan penjual ikut meramaikan jualan di sekitar masjid.

Bukan tidak mungkin jika masjid ini menjadi begitu berbeda dengan masjid-masjid di kampung lain. Pemberdayaan lingkungan dengan berbagai kegiatan positif melalui uang infak masjid patut diacungi jempol. Bahkan ada penginapan murah di sekitar masjid Jokoriyan ini.

Rasa penasaran akan masjid ini semakin besar saat mendengar ceramah Ustad Salim Al Fillah. Aku sangat salut akan aktifitas masjid ini yang bisa menggandeng seluruh masyarakat sekitar agar bisa jamaah di masjid ini. Tentu saja dengan pendekatan yang sangat personal. Jadi yang sebelumnya nggak pernah sholat jadi sholat, yang sebelumnya jarang jamaah ke masjid jadi sering ke masjid.  Pokoknya aku penasaran dengan masjid ini.

Rabu, 01 April 2020

5 Tempat Wisata Alam di Jakarta dengan Pesona Indah


Hampir setiap orang mengenal Jakarta sebagai kota metropolitan yang penuh dengan gedung-gedung pencakar langit. Bahkan, mungkin beberapa orang akan mem-blacklist kota ini sebagai tujuan wisata. Padahal, meski termasuk ke dalam kota metropolitan, masih ada banyak tempat wisata alam di Jakarta yang dapat kamu kunjungi. Penasaran kira-kira apa saja objek wisata alam di Jakarta yang menarik, murah, dan sebaiknya teman-teman kunjungi? Nah, berikut ini beberapa tempat wisata yang ada di Jakarta dan bernuansa alam yang dapat teman-teman kunjungi hanya bermodal uang yang tidak banyak.

Kepulauan Seribu

Salah satu tempat wisata yang sangat cocok bagi teman-teman yang suka melihat pesona pantai yang menenangkan adalah Kepulauan Seribu. Tempat ini menghadirkan pemandangan bawah laut yang sungguh indah dan cantik. Perpaduan antara laut biru dan juga pasir putih akan terlihat begitu menggoda dan tentunya menenangkan. Perjalanan kami di Pulau Seribu bisa dibaca di Jelajah Tiga Pulau Kepulauan Seribu.





Jelajah Tiga Pulau Kepulauan Seribu

Minggu, 29 September 2019 akhirnya kesampaian juga main ke Kepulauan Seribu.  Ini adalah kali kedua aku main ke Kepulauan Seribu Dan pertama kalinya buat si ayah dan anak-anak. Jika dulu aku main ke Pulau Bidadari, kali ini aku jelajah tiga pulau yaitu Pulau Kelor, Pulau Onrust dan Pulau Cipir.  Kalau dulu berangkat bareng teman-teman blogger, kali ini berangkat ikut open trip. Jadi belum kenal dengan peserta lainnya.

Menyusuri Tiga Pulau 


Pukul 7.45 rombongan kami berangkat dari Muara Kamal. Deru perahu motor menemani perjalanan kami menuju pulau. Anak-anak antusias banget. Meski ini bukan perjalanan pertama mereka naik perahu motor, tapi ini adalah perjalanan pertama mereka ke Kepulauan Seribu. Buat si kecil bontot ini adalah perjalanan pertamanya naik perahu motor. Dan dia sangat excited.

Pulau Kelor

Pulau Kelor adalah salah satu pulau di kepulauan seribu. Luasnya  kurang lebih hanya 1.5 hektar. Butuh waktu sekitar 40 menit naik perahu motor dari dermaga Muara Kamal ke pulau ini.

Oya sebelum menyusuri dan explore pulau kita berfoto dulu bersama para peserta lain. Selain foto rame-rame kita juga boleh minta foto per group loh. 

Kamis, 27 Februari 2020

Pilihan Transportasi Umum Dari Jakarta Ke Bandung


Sudah mau weekend aja nih.  Siapa yang kalau weekend tiba gembira? Pasti semua dong. Ngomongin weekend itu selalu identik dengan liburan. Betul nggak guys?

Liburan itu nggak harus jauh-jauh ke Jogja atau ke Bali. Ke destinasi yang dekat juga bisa. Ke Kota Bandung misalnya. Buatku Bandung itu ngangenin. Selain itu dengan jarak tempuh yang dekat dan berbagai wisata yang ada membuat  Kota Bandung menjadi salah satu destinasi wisata pilihan khususnya bagi masyarakat di sekitar Jakarta, Depok, Bogor, Tangerang, dan Bekasi.

Jaraknya yang relatif dekat dan pilihan wisata yang beragam menjadi alasan Kota Bandung ini menjadi tempat yang cocok untuk menghabiskan waktu bersama keluarga, sahabat, pasangan, ataupun sendirian. Alasan lainnya ialah karena modal transportasi umum yang mudah, apa sajakah itu?

Jumat, 20 Desember 2019

Blitss Pusat Oleh-oleh di Belitung



Buat yang suka liburan pasti nggak asing ya dengan kalimat nitip oleh-oleh. Dan tentu saja kita harus tahu diri. Siapkan budget buat oleh-oleh meskipun cuma sedikit. Aku juga biasanya siapin budget oleh-oleh buat liburan. Nggak banyak sih paling cuma 500 ribu. Itu pun sudah dengan barang buat kami sendiri 2 atau 3 biji.

Karena budget buat oleh-oleh terbatas jadi biasanya temen anak-anak nggak kebagian. Soalnya terbatas dananya. Hihihi...emak-emak irit.

Biasanya di tempat wisata kita diajak ke tempat oleh-oleh sama driver. Karena kalau nyari sendiri biasanya kita juga belum tahu mana tempat oleh-oleh yang lengkap.
Selasa, 10 Desember 2019

Bahagia Bersama AirAsia Menjelajahi Negeri Laskar Pelangi



Bocah tiga tahun yang sedang asyik naik sepeda itu tiba-tiba melihat ke atas saat suara pesawat terdengar melintas. Sesaat kemudian dia teriak " Ibu...aku mau naik pesawaaaaaat." Dan rengekan ibu aku mau naik pesawat selalu terdengar hampir setiap hari selama empat bulan terakhir ini. Apalagi pesawat mondar - mandir di atas perumahan kami setiap hari.

Bukannya belum pernah naik pesawat, si bungsu ini pernah naik pesawat dua tahun lalu saat ke Bangka, pernah juga naik pesawat ke Bali dan ke Malang tahun lalu. Tapi saat itu usianya setahun dan dua tahun. Dia  masih terlalu kecil untuk mengingatnya. Jadi dia merasa dia belum pernah naik pesawat. Hahaha...

Di sebuah kesempatan kami sengaja mengajaknya ke bandara untuk melihat pesawat dari dekat. Bukannya membuat dia berhenti pengin naik pesawat karena melihat dari dekat, eh malah   membuat dia nangis terus karena pengin naik pesawat. Capeek deh.

Jumat, 29 November 2019

Menikmati Wahana Permainan di Blitar Park

Sebenarnya acara jalan-jalan ini dah lama, bulan Juni 2019 kemarin, tapi baru sempat nulis. Nggak papa ya guys ditulis daripada nggak sama sekali. 

Waktu menunjukkan pukul 9 pagi. Kami berangkat bersepuluh dari rumah. Karena bawa banyak pasukan, mobil adek nggak cukup, jadi bawa mobil eyang uti yang muat banyak. Aku, adik-adik dan eyang uti serta 6 bocil menyesaki mobil. Hanya perlu waktu kurang dari setengah jam untuk sampai di Blitar Park. Adikku segera beli tiket, sementara yang lainnya menunggu sambil berfoto.

Berfoto dulu di depan gerbang (dok.pri)
Senin, 18 November 2019

Pelestarian Cagar Budaya Indonesia Tanggung Jawab Kita Bersama



Hai semuanya bertemu kembali dengan fadevmother di sini. Kali ini bahasan kita agak lebih berat ya. Bukan sekedar tulisan traveling haha hihi. Yup kali ini kita akan berbicara mengenai cagar budaya.

Nah buat yang penasaran tentang apa itu cagar budaya bisa dilihat di bawah ini. Pengertian Cagar Budaya dalam UURI No. 11 Tahun 2010 :

Cagar Budaya adalah warisan budaya bersifat kebendaan berupa Benda Cagar Budaya, Bangunan Cagar Budaya, Struktur Cagar Budaya, Situs Cagar Budaya, dan Kawasan Cagar Budaya di darat dan/atau di air yang perlu dilestarikan keberadaannya karena memiliki nilai penting bagi sejarah, ilmu pengetahuan, pendidikan, agama, dan/atau kebudayaan melalui proses penetapan.”

Senin, 11 November 2019

Silaturahmi lebih Mudah dengan Transportasi yang Aman dan Nyaman


" Kemanapun kau pergi, sejauh manapun     kau  melangkah pergi , kau tetap akan       pulang ke rumah "  ( Quote)

Pulang adalah hal yang selalu dirindukan semua perantau seperti kami. Bau tanah basah sehabis hujan selalu saja membuat rindu kampung halaman. 

Dulu...saat anak-anak masih kecil kami selalu pulang kampung  naik kereta eksekutif ke Blitar. Pertimbangannya tentu saja keselamatan, kenyamanan dan rasa aman. Kini anak-anak sudah besar dan bersekolah di sekolah swasta semua yang tentu saja membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Tahu sendiri kan biaya sekolah swasta islam di jabodetabek.

Jadi kini kami memilih membeli tiket kereta api bisnis untuk pulang kampung. Dulu sih sebutannya bisnis untuk kereta api Majapahit. Tapi sekarang sepertinya tidak ada lagi sebutan kereta api bisnis. Semua menjadi kereta api ekonomi. Satu tiket kereta api eksekutif bisa kami belikan 2 tiket kereta api Majapahit. Lebih hemat bukan? Apalagi kami pulang kampung berlima.

Uyel-uyelan dong naik kereta api ekonomi.  Eits...jangan salah. Itu dulu, kini naik kereta api ekonomi senyaman kereta api eksekutif. Ruangan ber AC, ada colokan listrik, bersih, semua kursi bernomor dan tidak ada penumpang berdiri atau pedagang asongan yang masuk. Nyaman dan aman. Toiletnya pun bersih dan tidak bau pesing seperti toilet ekonomi jaman dulu. Si bungsu pun nyaman nyaman saja naik kereta api meski bukan naik kereta api eksekutif.

Menikmati Hijaunya Bumi Katulampa Convention Resort

Wellcome April.  Nggak terasa ya udah bulan April saja. Dan blogku makin lama makin nggak ada tulisan jalan-jalannya. Sebenarnya banyak sih ...