Tampilkan postingan dengan label Traveling. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Traveling. Tampilkan semua postingan
Jumat, 29 November 2019

Menikmati Wahana Permainan di Blitar Park

Sebenarnya acara jalan-jalan ini dah lama, bulan Juni 2019 kemarin, tapi baru sempat nulis. Nggak papa ya guys ditulis daripada nggak sama sekali. 

Waktu menunjukkan pukul 9 pagi. Kami berangkat bersepuluh dari rumah. Karena bawa banyak pasukan, mobil adek nggak cukup, jadi bawa mobil eyang uti yang muat banyak. Aku, adik-adik dan eyang uti serta 6 bocil menyesaki mobil. Hanya perlu waktu kurang dari setengah jam untuk sampai di Blitar Park. Adikku segera beli tiket, sementara yang lainnya menunggu sambil berfoto.

Berfoto dulu di depan gerbang (dok.pri)
Senin, 18 November 2019

Pelestarian Cagar Budaya Indonesia Tanggung Jawab Kita Bersama



Hai semuanya bertemu kembali dengan fadevmother di sini. Kali ini bahasan kita agak lebih berat ya. Bukan sekedar tulisan traveling haha hihi. Yup kali ini kita akan berbicara mengenai cagar budaya.

Nah buat yang penasaran tentang apa itu cagar budaya bisa dilihat di bawah ini. Pengertian Cagar Budaya dalam UURI No. 11 Tahun 2010 :

Cagar Budaya adalah warisan budaya bersifat kebendaan berupa Benda Cagar Budaya, Bangunan Cagar Budaya, Struktur Cagar Budaya, Situs Cagar Budaya, dan Kawasan Cagar Budaya di darat dan/atau di air yang perlu dilestarikan keberadaannya karena memiliki nilai penting bagi sejarah, ilmu pengetahuan, pendidikan, agama, dan/atau kebudayaan melalui proses penetapan.”

Senin, 11 November 2019

Silaturahmi lebih Mudah dengan Transportasi yang Aman dan Nyaman


" Kemanapun kau pergi, sejauh manapun     kau  melangkah pergi , kau tetap akan       pulang ke rumah "  ( Quote)

Pulang adalah hal yang selalu dirindukan semua perantau seperti kami. Bau tanah basah sehabis hujan selalu saja membuat rindu kampung halaman. 

Dulu...saat anak-anak masih kecil kami selalu pulang kampung  naik kereta eksekutif ke Blitar. Pertimbangannya tentu saja keselamatan, kenyamanan dan rasa aman. Kini anak-anak sudah besar dan bersekolah di sekolah swasta semua yang tentu saja membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Tahu sendiri kan biaya sekolah swasta islam di jabodetabek.

Jadi kini kami memilih membeli tiket kereta api bisnis untuk pulang kampung. Dulu sih sebutannya bisnis untuk kereta api Majapahit. Tapi sekarang sepertinya tidak ada lagi sebutan kereta api bisnis. Semua menjadi kereta api ekonomi. Satu tiket kereta api eksekutif bisa kami belikan 2 tiket kereta api Majapahit. Lebih hemat bukan? Apalagi kami pulang kampung berlima.

Uyel-uyelan dong naik kereta api ekonomi.  Eits...jangan salah. Itu dulu, kini naik kereta api ekonomi senyaman kereta api eksekutif. Ruangan ber AC, ada colokan listrik, bersih, semua kursi bernomor dan tidak ada penumpang berdiri atau pedagang asongan yang masuk. Nyaman dan aman. Toiletnya pun bersih dan tidak bau pesing seperti toilet ekonomi jaman dulu. Si bungsu pun nyaman nyaman saja naik kereta api meski bukan naik kereta api eksekutif.
Rabu, 09 Oktober 2019

Serunya Jelajah Kepulauan Seribu Bersama Traveloka Xperience


Minggu, 29 September 2019 adalah hari yang dinantikan anak-anak. Yup...aku telah berjanji untuk mengajak mereka berpetualang sehabis UTS. Dan pagi itu adalah hari yang mereka tunggu. Biasanya kami menghabiskan weekend ke mall atau bioskop. Tapi kali ini kami akan seru-seruan ke Kepulauan Seribu. Yuhuuu....

Waktu menunjukkan pukul 7 lebih sedikit saat kami tiba di Muara Kamal. Kami harus melewati tempat pelelangan ikan sebelum mencapai dermaga tempat perahu motor bersandar. Bau khas ikan laut segar dan udang menyambut kami. Takjub banget melihat berbagai ikan segar di sepanjang jalan kami menuju dermaga.

Hari itu kami ikut tour jelajah tiga pulau Kepulauan Seribu dari Traveloka Xperience. Mas Harry dan Mas Zae dari Kili Kili Adventure sudah menunggu para peserta di dermaga dan langsung mengabsen kami. Namanya juga open trip jadi pesertanya terdiri dari banyak orang dan kelompok.

Sabtu, 24 Agustus 2019

Noni Syariah, Hotel Syariah di Majalengka

Mendengar kota Majalengka rasanya asing  bagiku. Yup..aku tau kalau kota Majalengka itu ada di Jawa Barat. Tapi aku tidak familiar.  Aku lebih familiar dengan Kota Garut, Sukabumi, Bandung atau Subang dan Sumedang. Meskipun aku sendiri belum pernah ke Kota Garut, tapi karena ada dodol Garut, namanya menjadi tidak asing lagi di telinga. Tapi kalau Majalengka ini benar-benar asing.

Sampai akhirnya akhir bulan syawal kemarin kami ada acara keluarga yang mengharuskan kami berkumpul di Majalengka. Setiap tahun keluarga besar satu buyut mengadakan acara keluarga. Dan kali ini tuan rumahnya tinggal di Majalengka. Biasanya kami kumpulnya ya cuma di sekitaran Magelang. Keluarga besar berangkat dari Magelang dan kami dari Bekasi.

Wah..akhirnya ke Majalengka juga nih. Karena acaranya pagi, dan dilihat dari peta ternyata Majalengka itu sekitar 5 jam dari rumah, akhirnya kami putuskan untuk berangkat sore dan menginap di Majalengka.

Tidak banyak pilihan hotel di Majalengka ini. Kalaupun ada lebih banyak hotel melati sepertinya. Tapi nggak patah semangat sih, akhirnya melalui aplikasi travel online dapat hotel juga. Namanya Hotel Noni Syariah.

Papan nama hotel di depan hotel (dok.pri)

Kami tiba sekitar pukul 11 malam di hotel ini. Setelah check in kami langsung ke kamar. Anak anak yang sudah tidur di mobil dibangunin. Ternyata kami dapat kamar di lantai 3. Ya gak papa lah mata jadi melek gara gara naik tangga.
Kamis, 15 Agustus 2019

Menikmati Kemewahan Pesona Alam Resort and Spa Puncak

Yuhuu jumpa lagi dengan fadevmother di sini. Ini adalah postingan pertama di bulan Agustus. Kebetulan bulan ini belum nulis sama sekali ya guys. Nah..kali ini aku akan bercerita pengalaman menginap di Pesona Alam Spa and resort minggu kemarin.



Awalnya sih bulan puasa kemarin iseng ikut kuis THR Kumparan yang ada di facebook. Kebetulan kuisnya temanya traveling. Jadi ikutan deh. Iseng saja sih, soalnya kebetulan sesuai dengan pengalaman kami. And surpriseeee.....ternyata aku menang di kuis tersebut. Hadiahnya voucher menginap semalam di Pesona Alam and Resort. 

Karena kebetulan aku mudik agak lama, hadiahnya aku minta dikirimkan pas aku kembali ke rumah. And Kumparan baik banget loh. Hari dimana aku kembali ke Bekasi, vouchernya langsung dikirim. Terima kasih ya Kumparan. 


Karena bulan Juni kemarin lumayan puas liburannya, rencananya vouchernya mau dipakai bulan Agustus aja bukan bulan Juli. Jadi ada jeda gitu antar liburan. Dan tara...ternyata hotel ini penuh terus loh. Jadi kalau booking minimal 3 minggu sebelumnya. Untuk bulan Agustus kosongnya di minggu ketiga bulan Agustus. Sementara kami ada acara tanggal tersebut. Tapi untuk weekday masih available sih. Akhirnya si ayah ngalahin cuti di awal Agustus. Kebetulan anak-anak hari itu pulang awal karena mau Hari Raya Idul Adha . Jadi kami berangkat hari Jumat tanggal 9 Agustus. Dua  minggu sebelumnya sudah konfirmasi.  Buat temen-temen yang ingin menginap di sana dan di travel agent full, bisa langsung telpon ke hotelnya ya. Nanti akan dikasih tau tanggal yang available.

Kamis, 25 Juli 2019

Cara Mudah Cek Jadwal Keberangkatan Kereta Api

Kereta api masih menjadi salah satu favorit moda transportasi publik bagi sebagian masyarakat. Yup...selain bebas macet, naik kereta api terasa lebih menyenangkan apalagi di siang hari karena kita bisa melihat banyak pemandangan bagus di luar.


Pemandangan indah (dok.pri)




Saya sendiri adalah salah satu pemakai jasa transportasi publik ini. Kalau pulang ke Blitar Jawa Timur biasanya kami naik kereta api karena kalau nyetir sendiri dari Jakarta ke Blitar si ayah nggak kuat. Biasanya kami naik kereta api Gajayana atau Majapahit tergantung budget. 

Dulu jika kita  mau naik kereta api harus pergi ke stasiun untuk melihat jadwal keberangkatan kereta api. Kini semua lebih mudah. Tidak perlu pergi ke stasiun untuk melihat jadwal kereta api. Kita bisa cek jadwal lengkap keberangkatan kereta api di sini.

Dengan melihat jadwal kereta api online, proses pembelian kereta api menjadi lebih mudah. Hemat waktu, tenaga dan biaya tentunya karena tidak usah repot pergi ke stasiun untuk membeli tiket kereta api. Jadwal keberangkatan kereta api bisa kita lihat 90 hari sebelumnya. Jadi kita bisa memesan tiket kereta api 90 hari sebelum tanggal keberangkatan. 

Minggu, 21 Juli 2019

Traveling Lebih Mudah dan Nyaman dengan Sewa Mobil Online

Perjalanan ke Bali ini sebenarnya perjalanan akhir tahun lalu di Bulan November. Pukul enam sore  lebih sedikit kami tiba di Bandara Ngurah Rai. Badan sudah capek jiwa dan raga gara-gara Firdan yang nangis sepanjang perjalanan. Badannya memang sedikit tidak enak, jadi dia rewel di pesawat. Beberapa sopir taksi langsung 'nyamperin' saat aku terlihat kerepotan membawa tas dan menggendong toddler. Beberapa menawarkan diri dengan harga yang tidak masuk akal. Aku tahu kalau harganya tidak masuk akal karena sebelumnya aku sudah browsing argo taxi dari bandara ke hotel tempat kami menginap. Akhirnya aku menuju loket resmi bandara dan memesan taxi disana dengan harga yang masuk akal.

Kami sampai di hotel berbarengan dengan ayah yang baru selesai meeting. Ceritanya kami ke Bali karena si ayah tugas disana sehari. Jadi kami nyusul sekalian main dan si ayah extend nemenin kami jalan-jalan. Malamnya kami langsung tertidur karena kecapekan selama di jalan. Kami belum punya acara besok pagi mau jalan kemana.

Paginya setelah badan fresh baru lah si ayah nanya kita mau main kemana. Sudah 3 kali ini kami main ke Bali dan tiap ke Bali pasti sewa mobil. Jadi mau muter-muter Bali bebas karena nyetir sendiri. Terakhir  sewa mobil di Bali tahun 2011 kami datang ke tempat sewa mobil yang sebelumnya kami lihat di website dan memilih mobil yang ada. Tapi sekarang di jaman serba online semua serba mudah. Kita tinggal sewa mobil online. Pilihan beberapa mobil termasuk harga, ketersediaan mobil, jenis mobil yang kita pilih bisa kita lihat di website. Kita juga bisa memilih apakah mobil mau diantarkan atau kita ambil sendiri.

Selasa, 09 Juli 2019

Berkunjung ke Museum Kereta Api Ambarawa

Waktu menunjukkan pukul satu siang saat kami beranjak dari apartemen Mataram City di Jogjakarta.  Tujuan kali ini adalah ke Semarang. Yup...kami janjian di Semarang dengan adik ipar yang mau pergi ke Pekalongan. Kami janjian ketemu jam tujuh sore di Semarang. Menurut perkiraan dari google maps, pukul  lima sore kami tiba di  Semarang. Masih ada waktu 2 jam untuk ketemuan. Tiba-tiba di tengah perjalanan  si ayah punya ide. Ke Museum Kereta Api Ambarawa aja yuk sambil nunggu waktu. Wah..benar-benar dadakan.

Langsung deh browsing tentang Museum Kereta Api Ambarawa. Sembilan tahun lalu kami pernah ke sana. Sudah lama banget ya, jadi sudah lupa jam buka dan tutupnya. Wah...ternyata jam tutupnya jam 5 sore, sementara perkiraan waktu sampai Ambarawa jam setengah lima. Awalnya ragu karena cuma ada waktu setengah jam untuk jalan-jalan ke museum yang luas itu. Takut sebanding apa nggak gitu sama effort ke sana. Tapi karena si kecil suka banget sama kereta api akhirnya si ayah putuskan tetap ke sana. Nggak papa setengah jam yang penting si kecil seneng udah lihat kereta api dari dekat. 

Wah surprise banget pas sampai sana. Ternyata museum ini sekarang sudah bagus dan dikelola secara profesional. Sembilan tahun yang lalu saat kami ke sana bentuknya belum seperti ini. Memasuki ruangan berkaca dan ber AC kami membeli tiket. Harga tiket dewasa 10 ribu rupiah dan anak-anak 5 ribu rupiah. Kami membeli 4 tiket, si kecil belum ada 3 tahun jadi tiketnya masih gratis.

Setelah diperiksa oleh petugas tiket, kami segera memasuki area museum. Di sebelah kanan tampak dinding yang dihiasi foto-foto sejarah perkeretaapian di Indonesia. Dulu foto-foto ini belum ada. Sekarang sepanjang jalan menuju area museum ada foto-foto sejarah kereta api. Jadi sambil jalan bisa sambil lihat-lihat dan baca. 

Foto di dinding
Senin, 29 April 2019

3 Tempat Traveling Romantis Terbaik di Indonesia Tahun 2019

Tak sedikit pasangan dari berbagai kalangan usia yang ingin menghabiskan waktu di tempat traveling romantis. Setiap destinasi wisata tersebut menyimpan nuansa berbeda, tergantung minat dan keinginan Anda serta pasangan. Yuk, kita pahami tempat-tempat berikut.
Sembari melepas penat atas rutinitas sehari-hari, ada kalanya Anda dan pasangan butuh menghabiskan waktu menuju tempat-tempat tertentu. Persembahkan kata kata romantis untuk si dia saat sedang liburan, niscaya hubungan kalian berdua akan semakin lekat serta intim.
Masih bingung dengan tempat traveling romantis skala lokal? Tak usah bingung, Anda tak perlu menghabiskan uang banyak untuk pergi liburan. Berikut 5 tempat traveling romantis terbaik di Indonesia rekomendasi tahun 2019 di bawah ini:
1. Ubud, Bali
Keindahan kawasan Ubud di Bali sudah tak perlu diragukan lagi. Sudah sejak lama, Pulau Dewata menjadi salah satu aset wisata terpenting di Indonesia yang mampu menyajikan pengalaman berharga bagi para pengunjung.
Baik masyarakat Tanah Air hingga skala internasional, menjadikan Ubud sebagai rekomendasi tempat traveling romantis terbaik di Indonesia. Nuansa pantai, laut yang indah, hingga suasana gemerlap malam Bali, tak dapat digantikan oleh tempat manapun.
Sabtu, 30 Maret 2019

Antara Oshin, Doraemon dan Kesamber Gledeg OTW Tiket.com

Kalau ingat film drama yang paling menyentuh sepanjang masa adalah serial drama Oshin. Aku masih kelas 3 SD saat drama itu pertama kali diputar di TVRI. Sampai kelas 5 SD drama itu masih diputar di TVRI.

Perjuangan Oshin melalui serial dramanya begitu menyentuh. Ini adalah serial film pertama yang kutonton. Makanya menancap kuat di ingatan. Untuk pertama kalinya aku kecil melihat salju di film itu. Untuk pertama kalinya aku melihat kehidupan orang lain di negara lain yaitu Jepang. Tentu saja selain negara yang kutonton dalam acara berita "Dunia dalam Berita " setiap jam 9 malam.

Cerita perjuangan Oshin, musim dingin yang penuh dengan salju tebal, rumah-rumah ala Jepang, bunga Sakura saat musim semi, kimono......semuanya cukup membuatku mempunyai cita-cita. Someday aku harus ke Jepang. Melihat negara tempat Oshin lahir. Alasan yang klise...namun begitulah kenyataannya. Terkadang impian masa kecil itu begitu menancap kuat dan susah dihilangkan.

Film Oshin

Lain aku lain anakku. Anak-anak suka banget nonton film Doraemon. Entah dimana pesona film kucing yang sudah diputar sejak aku kecil itu buat anakku. Si tengah  bisa anteng nonton berepisode-episode Doraemon lewat youtube. Kayaknya dia ngefans sama Doraemon.
Minggu, 03 Februari 2019

Pesona Keindahan Pulau Merah Banyuwangi dan 4 Pantai Indah di Sekitarnya

Yuhuuu...ketemu lagi sama fadevmother di sini. Setelah beberapa waktu nggak ngomongin tempat wisata kali ini aku akan ajak pembaca sekalian menikmati keindahan Banyuwangi. Siapa yang nggak kenal kota Banyuwangi? Kota yang terletak di paling ujung Pulau Jawa ini ternyata menyimpan sejuta pesona yang jarang kita ketahui. Apa saja pesonanya? Yuk kita lihat sama-sama. 

Salah satu wisata di Kota Banyuwangi adalah Pulau Merah. Pulau Merah  menjadi salah satu ikon Kabupaten Banyuwangi. Bukan hal yang mengherankan memang. Apalagi pantai cantik ini mampu memikat wisatawan lokal hingga mancanegara. Jadi nggak perlu jauh-jauh ke Bali kalau teman-teman ingin bertemu dengan bule.
Tapi selain Pulau Merah atau Red Island, ada sejumlah pantai di dekat wisata air ini yang panoramanya nggak kalah memikat. Sayang banget deh kalau teman-teman lewatkan. Terlebih lagi ada salah satu pantai yang memungkinkanmu untuk bertemu dengan penyu raksasa.

1. Pulau Merah Banyuwangi

Wisata yang dulunya bernama Pantai Ringin Pintu ini memang begitu memesona dengan panorama alam di sekitarnya. Di sini kalian akan menyaksikan bukit kecil di dekat pantai yang warna tanahnya berwarna merah. Nggak heran namanya menjadi Pulau Merah.
Tapi teman-teman nggak akan bisa menyaksikan tanah yang merah karena tertutup oleh pepohonan yang rimbun.
Bukan hanya bisa menyaksikan keindahan pantai dengan pasir putih keemasannya saja. Teman-teman juga bisa melakukan beberapa aktivitas seru di sini yang meliputi:
  • Berselancar (untuk pemula hingga profesional)
  • Berenang
  • Memancing
  • Menyaksikan keindahan sunset
Selain aktivitas tersebut, kalian juga bisa mengunjungi bukit kecil di Pulau Merah ketika laut surut. Di sana kalian bisa menyaksikan beragam biota laut yang terjebak di antara karang laut.
Jadi tanpa snorkeling pun teman-teman bisa menyaksikan beberapa hewan lucu yang ada tinggal di dalam lautan.
Sumber : instagram @explore_banyuwangi
Selasa, 29 Januari 2019

Hotel Amanah Benua, Hotel Transit di Cirebon

Beberapa waktu lalu saat pulang kampung dan kembali ke Jakarta  kami memutuskan untuk transit di Cirebon. Ini kali kedua kami memutuskan transit di Cirebon. Karena niatnya cuma transit dan sekedar meluruskan pinggang setelah berjam-jam perjalanan dari Jawa Tengah, maka kami pun memilih hotel murah meriah sekedar untuk trasit dan meluruskan pinggang. 

Sebenarnya ada banyak hotel murah meriah untuk transit di Cirebon. Biasanya sebelum memutuskan untuk menginap di sebuah hotel biasanya aku membaca beberapa review dari pengunjung yang menginap di hotel tersebut. Jika reviewnya bagus maka memutuskan untuk menginap, namun jika reviewnya jelek meski harganya cocok kami nggak jadi menginap. Karena si ayah tampak sudah kelelahan nyetir maka dua jam sebelum memasuki kota Cirebon aku sudah mulai browsing hotel murah yang bisa digunakan untuk istirahat. Dan pilihannya jatuh pada Hotel Amanah Benua. Letaknya strategis di pusat kota dan dekat terminal. Harganya pun murah meriah untuk sekedar transit. 

Hotel Amanah Benua (sumber : google)
Karena nggak sempat fotoin bagian depan hotel, maka ambil fotonya dari google aja ya. Hotel ini terletak persis di samping terminal. Jadi cocok buat yang ingin liburan ke Cirebon tapi nggak bawa kendaraan pribadi. Bisa naik bis turun terminal dan menginap di sana.

Senin, 14 Januari 2019

Semalam di Palm Beach Resort Bandengan

Waktu menunjukkan pukul 12 siang saat mobil kami tiba di Semarang. Kebetulan hari Jumat dan si ayah dan anak-anak harus Jumatan. Akhirnya berhenti dulu untuk sholat Jumat di masjid Sultan Agung Semarang. Yuhuu...sebentar lagi sampai Jepara nih. Anak-anak yang sudah kecapekan melakukan perjalanan semaleman dari Jakarta tidak sabar untuk segera sampai hotel dan beristirahat.

Pukul setengah tiga mobil kami memasuki kawasan Pantai Bandengan. Tepat di ujung gerbang pintu masuk Pantai Bandengan di sebelah kanan jalan terpampang tulisan besar Palm Beach Bandengan. Yippieee sudah sampai !!! Anak-anak pun bersorak kegirangan.

Palm Beach Resort Bandengan Jepara

Kami memasuki area hotel. Beberapa meter dari pintu gerbang ada bapak satpam yang menyambut  kami dan memberitahu gedung tempat resepsionis berada. Resepsionis berada di sebuah bangunan kecil yang terpisah dari kamar tamu. Hotel Palm Beach ini mempunyai area yang luas dengan beberapa bangunan yang terpisah. Di kanan kiri tampak beberapa pohon kelapa dan pohon lain yang menambah kesan asri dan hijau hotel.

Suasana hotel yang asri dan hijau (dok.pri)

Jumat, 30 November 2018

Mengenal Lebih Dekat Banjar Berseri Astra Ekowisata Subak Sembung Peguyangan

Waktu menunjukkan pukul empat sore saat kami meninggalkan hotel di kawasan Teuku Umar Bali dan menuju Ekowisata Subak Sembung Peguyangan. Ini adalah hari kedua kami berada di Bali. Salah satu tujuannya ke Ekowisata Subak Sembung Bali. Sayangnya selama dua hari si kecil rewel jadi nggak sempat kemana-mana. Di hari kedua saat si kecil tidak rewel kami memutuskan pergi ke Subak Sembung. 

Cuaca cerah saat kami tiba di Subak Sembung Peguyangan. Parkiran tampak penuh dengan beberapa motor dan mobil milik orang-orang yang jogging. Hawa segar khas area persawahan langsung terasa saat kami tiba di sana. Kontras dengan suasana Denpasar dan Kuta yang padat, kita bisa merasakan sejuknya udara di area ini. Tak sabar rasanya ingin memasuki area subak, tapi sebelumnya sempetin foto dulu. 

Eko wisata Subak Sembung terletak di Banjar Pulugambang, Kelurahan Peguyangan. Area ini mempunyai  luas 115 hektar. Kata subak sendiri sudah tidak asing bagiku. Dulu pada saat  sekolah dasar diajarkan sistem pengairan di Bali yang disebut subak. Subak Sembung bermula pada saat  petani yang tergabung dalam empat kelompok pengelola irigasi (subak) menggagas ekowisata di desanya. Pada awalnya, Badan Lingkungan Hidup (BLH) Denpasar bekerja sama dengan Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup (PPLH) Universitas Udayana (Unud), Bali mendampingi mereka. Jadi Subak Sembung ada sejak tahun 2014.

Gerbang masuk Banjar Berseri Astra (dok.pri)

Kamis, 29 November 2018

Menikmati Pasir Putih di Pantai Parai Bangka Wonderful Indonesia

Angin sepoi-sepoi menerpa wajah kami saat kami tiba di Pantai Parai siang itu. Hari itu adalah hari kedua kami berada di Pulau Bangka. Mas Roza driver sekaligus guide kami yang kami sewa selama di Bangka  mengantarkan kami ke Parai di hari kedua ini. Pantai Parai Tenggiri terletak di Kampung Matras, Sinar Baru Sungailiat, Kabupaten Bangka, sekitar 40 Kilometer dari Bandara Depati Amir Pangkalpinang, atau sekitar 1 jam perjalanan dengan kendaraan roda empat.

Alhamdulilah cuaca cerah saat kami datang.Anak-anak langsung takjub melihat keindahan pantai ini. Sementara aku langsung bertasbih menyebut asma Allah melihat keindahan yang terpampang di depan mata. Mas Roza bercerita tentang sejarah Pantai Parai. Dulu namanya Parai Tenggiri karena Presiden Sukarno yang dulu dibuang ke Bangka sangat senang makan ikan Tenggiri dari pantai ini. Sekarang namanya berubah bukan Parai Tenggiri tetapi hanya Pantai Parai saja.

Turun dari mobil anak-anak sudah tidak sabar untuk memasuki area pantai dan langsung berenang. Suasana terik membuatku memilih untuk berteduh di beberapa saung yang ada di pinggir pantai.  Sementara anak-anak memilih berenang dan bermain pasir ditemani ayahnya. Baju dan anak-anak basah karena mereka nyebur mandi di pantai sekaligus penuh pasir karena bermain pasir pantai yang putih. Untung bawa baju ganti, jadi tidak khawatir meski baju anak-anak basah. 

Hamparan granit (dok.pri)

Senin, 26 November 2018

5 Pelajaran Berharga ini Bakal Kalian Temukan Saat Solo Traveling


Haloo semuanyaa...hawa-hawa liburan sudah mulai terasa ya tiap akhir tahun gini. Buat yang sudah berkeluarga pasti sudah siapin acara liburan keluarga. Buat yang masih jomblo, jangan khawatir, soalnya kalian  bisa solo traveling.

Buat yang sudah punya cicilan online tanpa kartu kredit dari PayLater, tapi nggak tahu mau liburan sama siapa nggak usah ribet ya mikirnya. Kalian bisa solo traveling karena  berpetualang itu nggak harus menunggu banyak orang. Kebahagiaan saat jalan-jalan di tempat-tempat asing juga bisa datang ketika kamu menjelajahi seorang diri. Setuju kan guys?

Berikut adalah lima pelajaran berharga yang bakal teman-teman  temukan saat solo traveling.

Jadi Lebih Mandiri

sumber @jetshoots


Mungkin selama ini teman-teman  terlihat sebagai sosok yang mandiri di hadapan orang lain. Tapi untuk urusan berpetualang, beranikah teman-teman  melakukannya seorang diri? Solo traveling itu nggak sekadar jalan-jalan, lho. Ada banyak hal yang bisa membentuk jati diri dan kemandirian ketika melakukannya.
Rabu, 07 November 2018

Menikmati Pagi di Desa Wisata Penglipuran Bali

Hari masih gelap saat kami check out dari hotel tempat kami menginap di kawasan Teuku Umar Denpasar. Waktu menunjukkan jam lima pagi lebih sedikit saat kami meninggalkan pelataran hotel. Jalanan masih sepi dan lengang saat mobil yang kami tumpangi menembus jalanan Denpasar - Ubud. Sengaja kami check out pagi-pagi karena ingin melihat suasana di Desa Penglipuran . Kami harus berkejaran dengan waktu karena  jam sebelas siang kami sudah harus sampai Bandara Ngurah Rai untuk terbang kembali ke Jakarta.

Di sepanjang jalan tampak beberapa rumah adat dan pura. Suasana yang berbeda dengan Kota Denpasar yang ramai dan tampak modern. Sepanjang jalan ke Ubud ini kami menemukan suasana khas Bali yang jarang dijumpai di kota lain. Suasana yang sangat religius bagi orang Hindu. Mobil kami  sempat beriringan  dengan rombongan orang- orang yang ingin  beribadah ke pura naik truk bak terbuka. Sebuah pemandangan yang langka bagi kami dan langsung kami abadikan.


Rombongan yang mau berangkat ke pura naik kendaraan bak terbuka (dok.pri)

Desa Penglipuran terletak di desa Kubu kabupaten Bangli Bali. Pukul tujuh kurang seperempat kami sampai di desa Penglipuran. Suasana masih sangat sepi. Awalnya sempat ragu-ragu apakah kami boleh masuk dan parkir karena menurut website yang kami baca  Desa Penglipuran baru buka jam 8 pagi. Tapi kalau untuk menunggu smpai jam 8 pagi kami khawatir nantinya tidak sempat untuk mengejar pesawat pulang. Akhirnya setelah bertanya kepada penduduk setempat mobil kami boleh masuk dan parkir di sana.

Senin, 22 Oktober 2018

Tergoda Dwidaya Tour Carnival di Grand Galaxy Park

Awalnya sih nggak ada niatan pengin lihat Dwidaya tour carnival tanggal 19-21 Oktober 2018. Gara-gara sehari sebelumnya main ke Grand Galaxy Park dan lihat banner gede-gede terpampang langsung deh tergiur lihat iklan yang begitu menggoda. Bayangin aja di banner tertulis tiket pp ke Bali hanya 600 ribu. Murah banget kan? Kebetulan lagi ada rencana ke Bali. Mayan banget nih bisa hemat biaya liburan. Namanya juga emak-emak pengiritan. Hahahaha...

Pas hari Sabtunya sengaja minta anter si ayah dan ajak semua krucils main ke sini. Yaah..rayu rayu si ayah buat beliin tiket gitu. Dari rumah sudah semangat banget. Tapi gara-gara takut macet malam minggu, kita naik motor aja bawa dua motor daripada bawa mobil. Eh beneran deh di jalan macet banget. Untung bawa motor ya jadi bisa selap-selip. 

Sampai mall sudah magrib, jadi ya kita sholat magrib dulu. Abis itu langsung cuzz deh gak sabar ke area pameran. Stannya sih banyak banget ya Dwidaya ini. Membuka beberapa meja dan menempati sebagian besar atrium. Tapi sayang banget pas hari itu pengunjungnya sepi. Nggak tau juga ya kalau siangnya tapi pas aku datang ke sana masih sepi, padahal malam Minggu loh.


pemesanan tiket pesawat (dok.pri)

Kamis, 18 Oktober 2018

Memilih Hotel Nyaman di Sukabumi

Halooo....rasanya sudah lama banget ya nggak nulis blog. Maklum dua minggu ini si emak lagi sibuk.  Ngurusin UTS dua bocil , kesibukan karena mbah Uyut dan eyang uti rawuh mengunjungi cucunya dan yang paling menyita pikiran adalah operasi si kakak beberapa hari yang lalu setelah sebelumnya bolak-balik ke rumah sakit. Sungguh minggu-minggu yang melelahkan dan menegangkan. Mendadak emak butuh liburan. Butuh refreshing untuk mengendurkan otot dan syaraf yang tegang. Kebetulan juga ya dah lama nggak liburan keluar kota.

Si emak sih penginnya liburannya yang agak jauhan gitu, tapi yang nggak macet. Tahu sendiri kan kalau weekend daerah Puncak pasti macet. Penginnya cari udara yang masih segar dan banyak pohon-pohonan alias hijau-hijau. Trus langsung kepikiran deh pengin liburan ke Sukabumi. Terakhir liburan ke Sukabumi dan pertama kali ke Sukabumi dua tahun lalu pas lagi hamil Firdan. Saat itu ada tetangga yang nikahin anaknya ke Sukabumi, jadi kita kondangan sekalian jalan-jalan. Suasananya asyik dan masih bebas polusi. Jadi si emak kepikiran pengin liburan ke sana lagi.

Banyak sekali wisata di Sukabumi yang bisa kita datangi. Dua tahun lalu kami main ke Salabintana. Salabintana adalah Taman Rekreasi yang berada di dekat kota yang terdiri dari hamparan rumput hijau yang luas. Di sekelilingnya juga terdapat banyak pohon Pinus yang bikin suasana jadi adem. Saat itu anak-anak senang sekali berlaran di padang rumput sambil bermain layangan. Seruuuu bangeeet....


Bermain layangan di Taman Salabintana (dok.pri)

Membantu Orang Tua Mengatasi Speech Delay pada Anak Bersama Dini.id

Gara-gara tetangga cerita tentang anaknya yang terlambat bicara di usia yang hampir 4 tahun, jadi ingat dengan si sulung. Dulu dia juga...