Rabu, 11 Maret 2020

Terdampar di Masa Lalu Cafe berkat Treats By Traveloka Eats




Beberapa minggu ini rasanya kerjaan tidak pernah ada habisnya. Beberapa job menulis dan kesibukan domestik rumah tangga terkadang melelahkan. Yup sudah dua bulan ini aku nggak pakai mbak karena si mbak ikut anaknya. Rasanya butuh me time. Yuup...me time yang pergi sendirian atau sama temen tanpa bawa anak-anak.

Bukannya jarang me time atau makan di luar sih. Tapi kayaknya aku butuh me time yang modelnya nongkrong ala cafe gitu. Kalau sama si ayah dan anak-anak biasanya makannya di restoran yang untuk keluarga.

Akhirnya kemarin pas anak-anak sekolah aku ajak adikku buat nongkrong. Kebetulan anaknya juga lagi sekolah. Jadi kita bisa me time ala emak-emak. Penginnya sih  nongkrong di cafe gitu. Kayak jaman kita masih muda dulu. Kadang kangen kan nongkrong berdua dengan adek seperti jaman masih muda.

Menemukan Hidden Gems

Nongkrong di cafe yang ngehits itu sudah mainstream. Pengen dong sekali-kali anti mainstream. Akhirnya buka dong aplikasi andalan Traveloka. Biasanya di Traveloka Eats aku bisa nemuin restoran yang aneh dan belum kukenal.

Oya buat yang belum kenalan sama Traveloka Eats, sini deh kenalan dulu. Traveloka Eats merupakan produk Traveloka untuk membantu pengguna menemukan promo, hidangan, restoran atau tempat nongkrong yang sesuai dengan keinginan. Pengguna bisa menemukan tempat nongkrong favorit berdasarkan kategori hidangan, harga, rating, jarak lokasi, dan banyak kriteria lainnya! Saat ini, sudah lebih dari 7 ribu restoran, kafe, dan tempat nongkrong lainnya di 38 kota di Indonesia yang sudah bergabung untuk memberikan deal makanan dan minuman terbaik untuk pengguna Traveloka.


Sabtu, 07 Maret 2020

Family Time lebih Seru dengan Treats By Traveloka Eats


" Mas, besok ayah sama ibu mau ke IKEA. Ikut yuk" , kataku kepada  si sulung.

" Maaf bu, aku ada urusan OSIS hari Sabtu besok. Jadi nggak ikut", jawabnya.

" Dik hari Minggu makan di luar yuuk"  ajak si ayah ke si tengah.  

"Nggak bisa Yah, aku ada tugas  bersihin masjid  buat tugas sekolah sama teman-teman " tolak si tengah.

Begitulah kira-kira percakapan kami dengan anak-anak beberapa bulan terakhir ini. Kalau dulu setiap weekend kami pasti keluar bareng, beberapa bulan terakhir anak-anak asyik dengan dunia mereka sendiri. Maklum anak SMP. Mereka lebih senang menghabiskan waktu dengan temannya.

Alasannya sih macam-macam. Si kakak  2 bulan terakhir ribet sama LPJ divisi OSISnya. Si adek tiap weekend pergi sama  teman-temannya. Alasannya bikin short movie tugas sekolah sampai kerja kelompok. Hadeeeuh...


Hihihi...baru kusadari punya dua anak ABG susah-susah gampang sekarang. Nggak bisa diajak pergi-pergi lagi. Lebih suka menghabiskan waktu dengan temannya dibanding ortunya.

Dua bulan terakhir tiap pergi weekend formasinya nggak lengkap. Kadang cuma kami bertiga dengan si bontot, atau berempat dengan si kakak saja atau si tengah saja. Tiba - tiba saja  aku rindu family time. Rindu saat -saat kami  bisa pergi berlima kemana - mana meski cuma sekedar makan di luar.

Seminggu yang lalu tiba - tiba mereka berdua bilang kangen makan di luar rame-rame setelah 2 bulan absen. Tapi syaratnya makan steak abis gajian.  Hadeeeuh giliran emaknya yang mikir. Kalau makan steak biasanya sukses bikin kantong emak bolong.

Trus emaknya ingat biasanya kalau di Traveloka banyak promo. Langsung buka deh akun Traveloka. Biasanya banyak promo di Traveloka Eats.

Traveloka Eats

Traveloka Eats merupakan produk Traveloka untuk membantu pengguna menemukan promo, hidangan, restoran atau tempat nongkrong yang sesuai dengan keinginan. Pengguna bisa menemukan tempat nongkrong favorit berdasarkan kategori hidangan, harga, rating, jarak lokasi, dan banyak kriteria lainnya! Saat ini, sudah lebih dari 7 ribu restoran, kafe, dan tempat nongkrong lainnya di 38 kota di Indonesia yang sudah bergabung untuk memberikan deal makanan dan minuman terbaik untuk pengguna Traveloka.

Jumat, 06 Maret 2020

Menikmati Jakarta dari Ketinggian Best Western Plus Kemayoran

Masih ingat dengan Epic Sale Traveloka tahun lalu nggak guys? Iya Epic Sale Traveloka tanggal 25-29 September 2019 kemarin memberikan diskon gila-gilaan buat hotel. Diskonnya sampai 80 persen loh.

Buat kaum rebahan seperti aku, diskon seperti ini sungguh menggoda. Sebenarnya sih nggak pengin menginap, tapi sayang banget kalau diskon ginian dianggurin. Akhirnya meski tanpa rencana liburan main booking aja hotel bintang empat . Dapat dua hotel berbintang dengan harga nyungsep . Satunya hotel di Jakarta satunya di Bandung.

Sabtu, 26 Oktober 2019 akhirnya kita menginap di Best Western Plus Kemayoran. Berangkatnya udah malam, udah habis magrib. Kayak niat nggak niat gitu. Biasanya anak-anak semangat  tapi karena si bontot baru pulang opname dari rumah sakit malam sabtunya, akhirnya ya males-malesan deh kita. Tapi sayang juga kalau nggak dipakai.

Kami tiba di hotel sekitar jam 10 malam. Cuma bertiga dengan si ayah dan si bontot.  Sampai hotel juga dia udah bobok. Maklum dah malam.

Lobi (dok.pri)

Kamis, 27 Februari 2020

Pilihan Transportasi Umum Dari Jakarta Ke Bandung


Sudah mau weekend aja nih.  Siapa yang kalau weekend tiba gembira? Pasti semua dong. Ngomongin weekend itu selalu identik dengan liburan. Betul nggak guys?

Liburan itu nggak harus jauh-jauh ke Jogja atau ke Bali. Ke destinasi yang dekat juga bisa. Ke Kota Bandung misalnya. Buatku Bandung itu ngangenin. Selain itu dengan jarak tempuh yang dekat dan berbagai wisata yang ada membuat  Kota Bandung menjadi salah satu destinasi wisata pilihan khususnya bagi masyarakat di sekitar Jakarta, Depok, Bogor, Tangerang, dan Bekasi.

Jaraknya yang relatif dekat dan pilihan wisata yang beragam menjadi alasan Kota Bandung ini menjadi tempat yang cocok untuk menghabiskan waktu bersama keluarga, sahabat, pasangan, ataupun sendirian. Alasan lainnya ialah karena modal transportasi umum yang mudah, apa sajakah itu?

Minggu, 09 Februari 2020

Jajan Cashless lebih Mudah dengan Mesin Kasir SPOTS



Halooo sudah bulan Februari aja nih. Dan kayaknya bulan ini belum nulis apapun. Enaknya nulis apa ya? Kadang banyak sekali ide di kepala yang mau ditulis, tapi nggak ditulis-tulis juga. Hahahaha.

Kali ini mau nulis tentang pengalaman jajan pakai mesin SPOTS aja deh. Siapa tau banyak teman-teman yang belum ngerti mesin SPOTS ini beserta kegunaannya. Tulis aja deh. Berbagi itu kan indah ya kan?


Buat penyuka bakso sepertiku, aku sering mencoba berbagai macam warung bakso. Dari Bakso Solo, Bakso Tulang Rusuk, Bakso Lapangan Tembak Senayan sampai outlet bakso  yang lagi ngehits. Kebetulan ada teman yang nanya sudah pernah cobain Bakso Benhil belum. Karena belum pernah coba, kemarin iseng browsing bakso Benhil terdekat. Ternyata tempatnya di Kramat Jati. Jadi cuss deh meluncur ke sana sama bocil.





Oya sejak pernah kecopetan aku jarang banget bawa uang tunai dalam jumlah banyak. Jadi selama ini bawa yang praktis-praktis aja seperti atm atau dompet digital di smartphone . Uang tunai secukupnya aja. Jadi selama ini mau ke supermarket atau jajan ya tinggal debit aja atau pakai Go Pay deh.

Sambil makan bakso sekali dua kali ada abang Gojek yang beli dan dilayani pakai mesin EDC. Eh kok jadi penasaran sama mesinnya. Di warung kecil gini kok ada mesin EDC. Jadi abis makan , sambil nyuapin si kecil menghabiskan makanannya ngobrol deh sama si mbak yang jaga warung bakso.

Kamis, 23 Januari 2020

Harga Mentega Putih: Kenali Terlebih Dahulu Ciri-ciri Mentega Berkualitas Sebelum Membelinya

Happy New Year

Nggak papa ya ucapin Happy New Year meski sudah hampir akhir bulan. Yang penting masih bulan Januari kan guys? Hihihi. Ngomongin tahun baru jadi ingat resolusi 2020 ku. Diantaranya yaitu pinter memasak.

Nah ceritanya nih tahun 2020 selain masak sayur dan lauk pauk pengin juga dong belajar bikin kue. Kalau lihat gambar kue di cookpad atau majalah udah mupeng aja deh. Kayaknya enak banget ya kuenya.

Sumber cookpad.

Salah satu bahan di kue ini adalah mentega. Namanya juga pemula ya jadi ulik-ulik deh tentang mentega. Takut salah beli. Soalnya mentega kan juga banyak macamnya. Ya kan?
Sabtu, 04 Januari 2020

Sewa Apartemen Harian, Alternatif Hunian Saat Banjir

1 Januari 2020

Tahun baru kemarin adalah hari yang tak terlupakan buatku. Pagi itu dalam perjalanan dari Magelang ke Jakarta adikku telpon. Katanya komplek perumahan kami kebanjiran. Segera kulihat  grup whats app komplek. Air bah telah menerjang komplek perumahan kami. Selanjutnya foto-foto banjir sepinggang bersliweran di grup.

Hampir 13 tahun di komplek ini, rumahku dan gang kami tidak pernah terkena banjir.  Namun tetangga sebelah gang berfoto dengan banjir sepinggang. Kali ini sepertinya banjir menyapa rumah kami. Hatiku deg-degan nggak karuan. Dua jam lagi kami sampai rumah . 

Alhamdulillah meski mobil nggak bisa masuk perumahan dan kami harus berjalan kaki, air yang masuk ke rumah kami tidak begitu tinggi. Meski demikian banjir di tetangga gang sebelah tinggi sekali. Bahkan dari grup aku baru tahu kalau perumahan dekat  perumahan kami tinggi air sudah segenteng.  

Rabu, 25 Desember 2019

Berpetualang di World Of Imagination Persembahan Nivea

Minggu, 22 Desember adalah hari yang kami tunggu. Yup selain diperingati sebagai hari ibu, hari itu kami akan seru-seruan di World Of Imagination persembahan Nivea di Ecopark Ancol.

Waktu sudah menunjukkan pukul setengah dua belas saat kami tiba di tempat. Hari itu Ancol rame banget. Macet lumayan. 

Beberapa keluarga kecil  tampak sudah hadir di acara . Kami segera menuju loket untuk mendapatkan gelang masuk. Oya masuknya nggak boleh bawa makanan ya. Jadi kami titipin roti tawar  di tempat penitipan.

Pintu masuk world of imagination (dok.pri)


Jumat, 20 Desember 2019

Blitss Pusat Oleh-oleh di Belitung



Buat yang suka liburan pasti nggak asing ya dengan kalimat nitip oleh-oleh. Dan tentu saja kita harus tahu diri. Siapkan budget buat oleh-oleh meskipun cuma sedikit. Aku juga biasanya siapin budget oleh-oleh buat liburan. Nggak banyak sih paling cuma 500 ribu. Itu pun sudah dengan barang buat kami sendiri 2 atau 3 biji.

Karena budget buat oleh-oleh terbatas jadi biasanya temen anak-anak nggak kebagian. Soalnya terbatas dananya. Hihihi...emak-emak irit.

Biasanya di tempat wisata kita diajak ke tempat oleh-oleh sama driver. Karena kalau nyari sendiri biasanya kita juga belum tahu mana tempat oleh-oleh yang lengkap.
Selasa, 10 Desember 2019

Bahagia Bersama AirAsia Menjelajahi Negeri Laskar Pelangi



Bocah tiga tahun yang sedang asyik naik sepeda itu tiba-tiba melihat ke atas saat suara pesawat terdengar melintas. Sesaat kemudian dia teriak " Ibu...aku mau naik pesawaaaaaat." Dan rengekan ibu aku mau naik pesawat selalu terdengar hampir setiap hari selama empat bulan terakhir ini. Apalagi pesawat mondar - mandir di atas perumahan kami setiap hari.

Bukannya belum pernah naik pesawat, si bungsu ini pernah naik pesawat dua tahun lalu saat ke Bangka, pernah juga naik pesawat ke Bali dan ke Malang tahun lalu. Tapi saat itu usianya setahun dan dua tahun. Dia  masih terlalu kecil untuk mengingatnya. Jadi dia merasa dia belum pernah naik pesawat. Hahaha...

Di sebuah kesempatan kami sengaja mengajaknya ke bandara untuk melihat pesawat dari dekat. Bukannya membuat dia berhenti pengin naik pesawat karena melihat dari dekat, eh malah   membuat dia nangis terus karena pengin naik pesawat. Capeek deh.

Rabu, 04 Desember 2019

Membantu Orang Tua Mengatasi Speech Delay pada Anak Bersama Dini.id



Gara-gara tetangga cerita tentang anaknya yang terlambat bicara di usia yang hampir 4 tahun, jadi ingat dengan si sulung. Dulu dia juga speech delay. Ingat banget umur 18 bulan masih bubbling sementara temannya sudah bisa menyanyi dengan cedal. Gara-gara itu aku dulu jadi sering nangis dan merasa gagal jadi ibu.

Umur 20 bulan saat dia masih juga bubbling akhirnya baru aku bawa ke dokter tumbuh kembang. Setelah mengalami serangkaian pemeriksaan dokter bilang dia normal, cuma ya memang telat bicara saja. Sepertinya ada hubungannya dengan aku yang terbiasa memakai banyak bahasa saat mengajak bicara dia sejak bayi. Kadang bahasa Indonesia, kadang Bahasa Inggris. Sementara dia mendengar aku dan ayahnya berbicara dalam bahasa Jawa. Demikian juga saat kami ngobrol dengan pengasuhnya memakai bahasa jawa halus. Tambah bingung lah dia karena mendengar 3 bahasa bukan bilingual lagi. Alhasil umur 20 bulan masih bubling.

Terkadang orang tua sering kali menganggap sepele masalah keterlambatan berbicara pada anak usia dini. Beberapa ada yang percaya mitos bahwa perkembangan berbicara anak bisa saja terlambat karena perkembangan di bidang lain lebih cepat.

6 Cara Meningkatkan Kekebalan Tubuh di Musim Pandemi

Sejak virus corona menyebar di seluruh dunia awal tahun kemarin kita semua patut waspada. Apalagi Covid 19 ini mulai memasuki Indonesia sej...