Kamis, 28 Januari 2021

Menikmati Hijaunya Rest Area 360 B Semarang Batang


Haii kali ini kita ngobrolin rest area lagi ya. Setelah postingan sebelumnya aku cerita tentang rest area Bantaratma bekas pabrik gula, kali ini aku pengin  nulis tentang rest area 360 B di Jalan Tol Semarang Batang. Ini baru pertama kalinya kami ke sana. Mungkin karena pandemi dan di awal tahun 2020 kami jarang pulkam jadi akhir Desember 2020 baru tahu rest area yang diresmikan akhir tahun 2019 ini.



Sebenarnya meski sering pulang aku jarang banget memperhatikan rest area. Tapi karena rest area ini aku rasa cukup unik dan keren, bukan hanya memperhatikannya tapi aku juga pengin menuliskannya di blog. Dari berita yang ada aku browsing tentang rest area ini. Ternyata luasnya 7.6 hektar. Luas banget ya. Yang bikin berbeda dari rest area ini adalah adanya taman yang luas dan masjid yang terletak di pinggir danau.


Menikmati Rest Area Banjaratma yang instagrammable


Tahun 2020 adalah tahun duka bagi keluarga si ayah. 4 anggota keluarga berpulang dari sepupu, istri sepupu, paklik dan bulik. Otomatis jadi sering pulang kampung untuk takziah. Meski di awal pandemi sampai lebaran haji tidak bisa pulang kampung , namun bulan Agustus, November dan Desember kami pulang.

Rest Area Banjaratma Brebes ini merupakan salah satu persinggahan saat kami pulang kampung. Terletak di km 260 B tol Pejagan Pemalang  kita bisa singgah ke rest area ini dalam perjalanan pulang ke Jakarta. Meski dioperasikan mulai Maret 2019 dan diresmikan  bulan Mei 2019 tapi kami baru sempat mampir ke sini bulan Agustus 2020 untuk pertama kalinya.

Area pabrik gula sendiri cukup luas yaitu sekitar 10 hektar dengan bangunan utama 1.4 hektar. Bentuknya masih dipertahankan seperti aslinya. Hanya ditambah sedikit bangunan modern. Di dalamnya ada taman burung, area buat para pedagang UMKM berjualan, toilet, beberapa outlet makanan modern dan mesin giling.

Kamis, 14 Januari 2021

Manfaat Jinten Hitam untuk Mengobati Penyakit



Jinten hitam merupakan salah satu bahan masakan yang mudah ditemukan di rumah. Selain itu, jinten hitam juga dapat menjadi bahan herbal sebagai obat alami. Teman-teman  bisa mendapatkan ekstrak jinten hitam yang dapat digunakan sebagai vitamin dari Herbana. Produk jinten hitam tersebut mempunyai manfaat utama untuk menjaga daya tahan tubuh. Sehingga hal tersebut akan membuat tubuh tidak mudah terserang penyakit tertentu. Selain sebagai cara untuk menjaga daya tahan tubuh. Jinten hitam juga mempunyai berbagai manfaat untuk mengobati penyakit. Seperti misalnya beberapa manfaat jinten hitam yang dapat untuk mengobati penyakit  berikut ini:

 

1. Mengatasi gejala asma

Manfaat pertama dari jinten hitam adalah dapat untuk mengatasi gejala asma. Penyakit ini merupakan sakit pernafasan yang dapat dipunyai. Dengan mengkonsumsi jinten hitam dapat untuk mengobati asma dengan cara menurunkan frekuensi mengi dan juga batuk yang dirasakan. Selain itu bahan ini juga mempunyai dampak yang baik untuk kerja paru-paru. Sehingga hal tersebut akan membuat jinten hitam mempunyai manfaat baik untuk dapat menjadi pengobatan untuk penyakit asma. Jinten hitam mempunyai kandungan seperti theophylline dan juga salbutamol yang memberikan khasiat untuk mengobati gejala asma.

 

2. Mengatur kadar gula darah

Jinten hitam juga dapat dikonsumsi bagi yang mempunyai diabetes. Dimana jinten hitam mempunyai manfaat untuk mengatur kadar gula dalam darah. Sehingga hal tersebut akan dapat menjaga kadar darah tetap stabil dan juga dapat mengurangi kadar gula darah dalam darah. Hal ini akan sangat bermanfaat untuk penderita diabetes. Karena penderita diabetes tidak boleh untuk mempunyai kadar gula darah yang berlebihan atau bahkan juga kekurangan kadar gula darah. Oleh karena itulah untuk membantu kadar gula darah tetap stabil, maka bisa untuk menggunakan jinten hitam seperti dari produk Herbana.

 

3. Mencegah infeksi

Manfaat selanjutnya dari jinten hitam adalah dapat untuk mencegah infeksi. Jinten hitam dikenal sebagai habbatussauda yang dapat untuk mencegah terjadinya infeksi yang dapat berbahaya dan mengganggu kesehatan. Bahan ini efektif untuk dapat mencegah infeksi karena mempunyai kandungan sifat antibakteri dan antivirus. Sehingga hal tersebut bermanfaat untuk mencegah berbagai virus yang dapat menimbulkan infeksi. Jinten hitam dapat untuk mencegah pertumbuhan jamur dan juga bakteri, sehingga hal tersebut akan membantu untuk mencegah dan melawan infeksi. Bahan ini dapat mencegah virus yang dapat memicu berbagai penyakit berbahaya seperti hepatitis C, HIV, dan juga flu.

 

4. Mengurangi kadar kolesterol

Jinten hitam juga dapat dimanfaatkan untuk mengurangi kadar kolesterol. Jinten hitam yang merupakan obat herbal ini dapat untuk mengurangi kadar kolesterol jahat atau LDL yang ada di dalam darah. Hal tersebut didapatkan dari riset yang menyebutkan bahwa jinten hitam dapat efektif untuk mengurangi kadar kolesterol HDL dan trigliserida. Sehingga hal tersebut juga akan membantu untuk mengurangi berbagai penyakit berbahaya yang disebabkan oleh kelebihan kolesterol jahat.



5. Mengobati penyakit rematik

Bagi teman-teman yang mempunyai rematik juga dapat untuk merasakan manfaat jinten hitam. Apabila rematik kambuh tentu saja akan membuat rasa tidak nyaman dan dapat mengganggu aktivitas. Oleh karena itulah untuk mengobati penyakit ini dapat untuk menggunakan jinten hitam. Teman-teman dapat untuk menggunakan jinten hitam yang dapat mengurangi gejala arthritis. Selain itu jinten hitam juga dapat untuk mengurangi masalah sendi yang bengkak dan tingkat penanda peradangan darah sehingga akan dapat mengobati rematik.

Nah teman-teman sudah tahu kan manfaat jinten hitam? Semoga artikel ini bermanfaat ya. Sampai jumpa di artikel berikutnya.

 

 


Selasa, 12 Januari 2021

Traveling Makin Seru dengan Aplikasi Sewa Mobil Online

Hai sobat fadevmother kali ini kita ngomongin jalan-jalan lagi ya. Jadi gimana nih, setelah lama nggak jalan-jalan apa kalian termasuk salah satu orang yang sudah tidak sabar untuk traveling? Nah biar jalan - jalannya nyaman teman - teman bisa sewa mobil online. Selain aman, teman-teman bisa lebih bebas mengatur rute perjalanan.

Traveling tanpa tour guide memang seru. Teman-teman jadi lebih bebas mengatur itinerary. Walaupun begitu, ternyata ada beberapa hal yang perlu teman - teman persiapkan sebelum memulai perjalanan.

Apa Saja yang Harus Teman-teman Persiapkan?

Traveling tanpa tour guide tentunya mengharuskan kalian memiliki persiapan yang matang. Berikut beberapa hal yang perlu teman-teman perhatikan:

  • Rencanakan Rute Perjalanan

Sebelum memulai perjalanan, pastikan teman-teman sudah menyusun rencana perjalanan atau itinerary. Dengan begitu, waktu teman-teman jadi lebih efisien. Kalau perlu, siapkan juga peta perjalanan jika ingin bepergian ke lebih dari satu tempat.

Sebaiknya teman-teman bisa mengumpulkan informasi mengenai biaya tiket masuk area wisata, perkiraan biaya bensin, biaya makan dan biaya lainnya yang mungkin timbul selama perjalanan. Dengan perencanaan yang matang, teman-teman bisa berbagi biaya dengan teman seperjalanan ! Atau teman - teman bisa baca itinerary perjalanan ke Bromo di sini.


Sabtu, 02 Januari 2021

Cahyo Home Stay Penginapan Murah di Kawasan Bromo Semeru


Halooo semua...Happy New Year ya semua sobat fadevmother. Masih anget ya tahun barunya. Baru tanggal 2 Januari. Masih punya utang mau nulis part 2 jalan-jalan ke Bromo kemarin. Part 2 nya tentang penginapan yang kemarin aku inepin ya. Cerita jalan-jalan part 1 bisa dibaca di sini.

Balik lagi ke cerita dadakan ke Bromo kemarin. Jadi karena mendadak aku baru pesan penginapan pas di jalan. Untung biasa pesan dadakan ya. Jadi ya langsung aja cuzz ke Traveloka. Eh nemu Cahyo Home Stay ini di paling atas. Biasa sebelum nginap aku baca reviewnya dulu. Ternyata reviewnya bagus dan yang paling penting di review ada yang nulis ini lokasinya persis  di depan Gunung Bromonya langsung.

Selama ini kalau nginap selain review bagus (biasanya dibela-belain baca puluhan review dari puluhan hotel sebelum memutuskan menginap dimana) biasanya pertimbanganku juga biaya. Maklum emak-emak. Maunya yang irit dan hemat tapi nyaman. Nah Cahyo Home Stay ini harganya terjangkau banget cuma 300 ribu untuk tipe famili. Luas kamar 48 meter persegi. Luas banget kan. Jadi deh booking Home Staynya.

Karena sempat muter-muter cari bensin yang habis kami baru sampai kawasan Bromo kira - kira jam 8 an malam. Nah pas naik Bromo kok ini jalannya muter terus ya. Udah sampai tapi kok muter jalan yang tadi. Akhirnya putusin telpon hotelnya. Nah di Traveloka ada fitur telpon hotel. Langsung klik nomor yang tertera. Alhamdulilah langsung diangkat. Aku bilang kita cuma muter-muter aja. Akhirnya dipandu deh sama masnya. 

Ternyata pas mau ke hotel kita harus memasuki gerbang Bromo. Ditanyain lah sama pak petugas mau kemana. Pas mau bilang mau ke Cahyo Home Stay ditanyain tiket masuk Bromo. Waduh...bingung kan soalnya nitip tiket online ke Mas Gono driver jeep. Gak berapa lama Mas Gononya datang dan bilang ke petugas kita dah beli tiket. Legaaa..

Senin, 28 Desember 2020

Berburu Sunrise di Bromo Plus Itinerary


Siang itu 22 Desember setelah aku menyelesaikan salah satu PR artikel di blog si ayah langsung bilang " Ke Bromo yuk ntar berangkat jam 1 siang". Dueng...dueng kaget dong secara pas ayah bilang udah jam 11 siang. Aku siapin mobil, kamu siapin peralatan kata si ayah.

Langsung gedabrukan deh. Untungnya kita lagi liburan di Blitar. Jadi ya meski gedabrukan ada yang dipinjemin. Dari kami berlima yang bawa jaket cuma dua ABG saja. Aku, ayah dan bocil gak bawa apa-apa dong. Langsung pinjem jaket, kaos kaki, topi milik eyang uti, adek sama ponakan kecil . Total kami pinjam 8 jaket. Untung jaket adikku banyak. Soalnya kata adekku di sana dingin banget. Tapi sarung tangan dan syal  udah gak ada. Ntar aja deh beli di Bromo. Pas mau berangkat lupa ternyata aku dan bocil gak bawa sepatu dari Jakarta. Yo wis lah sekalian pinjam sepatu  senam eyang uti dan sepatu ponakan buat bocil.

Jam 2 siang kami berangkat. Tanpa persiapan hotel dan jeep. Sebenarnya ponakan suami punya jasa tour Bromo. Namun ponpes tempat dia ngaji lagi lockdown. Jadi gak bisa pakai jasanya. Langsung deh cari persewaan jeep di internet. Alhamdulilah dapat. Untuk sewa hotel, kami dapat guest house lewat Traveloka. Namanya Cahyo Guest House. Untuk sementara aman urusan jeep dan guest house.

Sekarang ini di masa pandemi  pengunjung Bromo dibatasi 50 persen dari kapasitas normal. Beli tiketnya harus online. Biar praktis kami minta tolong Mas Azhar pemilik jeep untuk sekalian belikan kami tiket masuk kawasan Bromo. Selama liburan sewa jeep dari Cemoro Lawang yang biasanya 600 ribu ada kenaikan 100 ribu rupiah jadi 700 ribu. Tiket Bromo weekday 29 ribu untuk WNI plus tiket jeep 10 ribu rupiah. Total yang dibayar ke pemilik jeep 855 ribu rupiah. Ditransfer 50 persen pas di jalan. Sisanya dibayar setelah selesai tour.

Driver yang akan mengantar kami namanya Mas Gono. Sebelumnya Mas Gono sudah telpon duluan dan nanya kami tiba jam berapa di penginapan. Jam setengah 9 malam kami tiba dan Mas Gono sudah menunggu di pintu gerbang masuk kawasan Bromo Tengger Semeru. Aku baru ngeh kalau Guest House milik Mas Cahyo ini ada di dalam kawasan Bromo. Jadi sebelum masuk guest house kita sudah harus pegang tiket masuk Bromo. Karena tiketnya dipegang Mas Gono jadi kami diperbolehkan masuk oleh petugas di gerbang.

Selasa, 22 Desember 2020

Ketahui Jenis dan Harga Pipa Air Saat Renovasi Rumah

Menempati rumah idaman adalah impian setiap pasangan. Banyak pasangan yang menabung untuk merenovasi rumah impian mereka. Sayangnya terkadang tidak semua renovasi berjalan lancar dan sukses. Beberapa pasangan yang renovasi over budget atau renovasi tidak sesuai bayangan karena masih ada kekurangan di sana sini.

Untuk itu saat renovasi perlu memperhatikan hal-hal berikut di bawah ini :

1. Ketahui harga bahan bangunan seperti keramik, pasir, semen, cat dan sesuaikan dengan budget renovasi yang ada.

2. Pemilihan pipa yang tepat. Ketahui jenis-jenis pipa berikut fungsi dan harga pipa air.

3. Instalasi listrik yang tepat.

4. Jangan lupa urus ijin mendirikan bangunan saat renovasi ke pihak terkait.

5. Ijin ke tetangga kanan kiri selama pelaksanaan renovasi karena akan mengganggu tetangga selama renovasi.

Beberapa tahun yang lalu kami merenovasi total rumah kami. Rumah yang ada dihancurin dan kami bangun dari awal. Karena ini adalah rumah impian, semua desain rumah si ayah sendiri yang gambar pakai sketch up. Meski pada saat proses pengerjaan kami memakai jasa pemborong tapi pada prosesnya kami sendiri yang memilih berbagai macam printilan renovasi.

Senin, 21 Desember 2020

Berkunjung ke Taman Safari Cisarua Saat Pandemi

Minggu 18 Oktober 2020 akhirnya kesampaian juga ajak bocil ke Taman Safari. Ceritanya si bocil lagi seneng-senengnya lihat hewan. Biasa namanya juga balita kalau lewat binatang rasanya seneng banget. Apalagi hafal namanya.

Awalnya pengin ajak ke Kebun Binatang Ragunan aja yang deket. Tapi pernah dengar kalau pas pandemi gini Ragunan nggak dibuka buat balita. Jadi percuma dong ya ajak anak-anak kalau nggak boleh masuk. Akhirnya nekad bawa bocil ke Taman Safari daripada merengek terus minta lihat hewan-hewan.

Sempat khawatir juga kalau mobil plat B gak boleh masuk area puncak karena baca berita seperti itu. Tapi bismillah aja pas berangkat. Jadi kalau emang gak boleh ya pulang. Alhamdulilah jalanan lancar dan mobil plat B tetep boleh masuk Taman Safari.

Ada yang berbeda di musim pandemi gini. Di gerbang masuk Taman Safari sebelum beli tiket kita dicek suhu dan mobil disemprot desinfektan dulu oleh petugas.

Minggu, 13 Desember 2020

10 Tips Tetap Sehat Bersilaturahmi Saat Pandemi

Pandemi telah berlangsung selama beberapa bulan. Pandemi ini telah mengubah kehidupan dan tatanan masyarakat. Dari yang biasa berkumpul dan berkehidupan sosial menjadi masyarakat individu yang sendiri-sendiri demi menghindari penyebaran virus. 

Anak-anak yang biasa sekolah dan berkumpul bersama teman-teman menjadi sekolah online dan daring tanpa bertemu teman-teman. Beberapa karyawan kerja dari rumah. Arisan dan pengajian ditiadakan. Bahkan tetangga meninggal pun banyak yang tidak melayat karena takut akan virus.

Awal-awal pandemi berkumpul rasanya seperti momok dan menjadi sesuatu yang dihindari. Lebaran Idul Fitri dan Idul Adha pun di rumah masing-masing tanpa bisa silaturahmi ke tetangga atau pulang kampung. Banyak kakek nenek, bapak ibu lebaran sendirian tanpa anak-anak dan cucu mereka. Sedih pastinya. Tapi semua harus dilalui demi kesehatan bersama.

Pandemi juga mengubah kehidupanku. Dari ibu rumah tangga yang sibuk antar jemput sekolah, sesekali ikut event blogger, sibuk nulis dan sesekali jalan-jalan menjadi ibu yang diam di rumah. Dari ibu yang sibuk mendadak jadi ibu rumahan. Tetap sibuk tapi dengan aktifitas lain.

Kamis, 10 Desember 2020

Menikmati Hangatnya Sop Iga dari Ketinggian Richie The Farm Sentul

Hujan rintik-rintik saat kami chek out dan meninggalkan hotel tempat kami menginap semalam. Waktu sudah menunjukkan jam 12 lebih. Perut keroncongan minta diisi. Si ayah nanya mau makan siang dimana. Apakah di Ayam Geprek Istimewa langganan kami tiap kami ke Bogor atau kemana.

Kebetulan dua hari sebelumnya habis liat postingan kerabat yang lagi makan di tempat kece banget. Dia posting di FB. Segera meluncur ke FB nya dan tunjukin ke ayah. Mau nggak makan di sini. Setelah ayah setuju kami segera meluncur ke Sentul.

Ini pertama kali ke sana. Untungnya di jaman serba canggih ini tinggal klik maps dan kita langsung diarahin ke sana. Hujan semakin deras saat mobil kami melaju. Dalam hati berdoa semoga hujannya berhenti saat kami tiba di sana karena tempat makannya outdoor. Nggak bayangin kalau masih hujan sesampainya di sana.

Ternyata hari masih hujan saat kami tiba di Richie The Farm. Meski pakai payung tetap saja baju gamis bagian bawah basah. Kalau hujan seperti ini tempat makan outdoor basah semua dan kita nggak bisa makan di sana. Hanya ada satu tempat makan kaca yang bisa digunakan. 

Dan taraaaa.....tempatnya penuh guys. Ya iyalah semua pengunjung berkumpul di sana. Dan ini jam makan siang. Sepertinya bukan hanya kami saja yang ingin menikmati makan siang ditemani pemandangan bagus. 

Awalnya memutuskan untuk makan di luar. Masih ada atapnya sih, tapi tampias. Gak papa lah kehujanan sedikit. Tapi trus mutung. Ya udah lah ngapain juga dibela-belain hujan-hujan tampias cuma buat makan. Dan kami memutuskan pindah tempat makan nggak harus di Richie The Farm yang penting udah tahu tempatnya.

Eh pas perjalanan ke parkiran, kita lihat gedung tempat ngopi agak kosong. Kita ijin apakah boleh pesan makanan dan makan disana. Ternyata boleh. Ya udah lah akhirnya kesampaian juga makan di Richie The Farm meski hujan dan gak bisa lihat gunung langsung.



Sabtu, 28 November 2020

Sejuknya Sholat Dhuhur di Masjid 10 Kubah Nurul Mustofa Depok

Siang itu di pertengahan bulan November udara terasa panas.  Mobil kami meninggalkan Rumah sakit Cibinong untuk mengunjungi kerabat yang sakit dan dirawat di sana. Kebetulan belum sholat dhuhur, jadi memutuskan untuk sholat di masjid terdekat yang kami lewati dalam perjalanan pulang. 

Di sebelah kanan jalan dari Cibinong tampak sebuah masjid. Kami segera memasukinya. Subhanallah ternyata masjidnya besar sekali. Masjid indah bercat putih dengan 10 kubah itu ternyata bernama Masjid Jami Nurul Mustofa. Awalnya penasaran mengapa ada masjid megah di jalan yang sepi ini. Setelah browsing di google masjid ini bernama Masjid Nurul Mustofa. Dibangun oleh Habib Mustofa sejak tahun 2016. Dengan luas sekitar 1.8 hektar masjid ini kini dibuka untuk umum. 

Sekilas masjid ini mirip dengan masjid "Taj Mahal"  Ramlie Musofa yang ada di Sunter. Sama-sama bercat putih dengan ornamen di dindingnya. Namun hanya mirip sekilas karena ada banyak perbedaan. Masjid Nurul Mustofa ini sangat megah dan mempunyai 10 kubah. Masjid Ramli Musofa pernah aku tuliskan di sini. 

Dari desain masjid, tempat wudhu yang luas, tempat parkir yang luas dan beberapa pohon kurma yang ada di depannya masjid ini cocok sekali untuk wisata religi. Meski tidak seluas Masjid Kubah Mas di Depok, tidak ada salahnya kalau dari Kubah Mas bisa sekalian jalan-jalan ke sini. Masjid ini terletak di Mekar Sari Cilodong Depok.

Berikut beberapa foto Masjid Jami Nurul Mustofa Depok. Foto milik pribadi dan diambil saat sholat dhuhur di sana.



Tampak megah

Omset Melejit Berkat AHA commerce, E Commerce Enabler Terbaik di Indonesia

Beberapa tahun terakhir tingkat penjualan melalui Ecommerce meningkat tajam. Apalagi di masa pandemi seperti sekarang ini. Orang-orang lebih...