Hari masih pagi, si ayah sibuk memasukkan tiga sepeda ke mobil. Dua sepeda dewasa dan satu sepeda anak-anak milik bocil. Iya weekend kali ini kita akan sepedaan ke Taman Mini. Taman Mini menjadi destinasi favorit buat kami saat libur. Selain letaknya yang dekat, tiket masuknya juga tidak terlalu mahal dan kami bisa seharian berkeliling di sana. Liburan murah meriah.
Gerbang Taman Mini sudah tampak di depan mata. Aku segera membuka layar handphone dan menyiapkan barcode tiket masuk agar bisa di scan petugas. Oya jika kita ke TMII kita membeli tiketnya online. Biasanya aku beli di Xperience Traveloka. Harga per tiket dua puluh lima ribu rupiah dan harga masuk mobil tiga puluh lima ribu rupiah. Tiket masuk mobil ini juga dibeli di Xperience Traveloka.
Dengan cara pembelian tiket seperti ini bisa mengurangi antrian masuk di TMII. Dulu beli tiketnya manual, Sejak pandemi kita membeli tiket secara online. Jika kita belum membeli tiket secara online, TMII menyediakan jalur mobil yang akan membeli tiket menggunakan QRis.
Sejak September 2023 Taman Mini Indonesia Indah mengusung wajah baru. Salah satu pilar yang diusung adalah green. Pilar green pada TMII menghadirkan eco-park yang 70 persen areanya adalah taman hijau yang minim emisi. Dulu kita bisa berkeliling TMII menggunakan mobil atau sepeda motor, kini tidak bisa lagi. Mobil dan motor diparkir di tempat parkir dan kita bisa berkeliling TMII menggunakan bis-bis yang disediakan. Hal ini untuk mewujudkan TMII yang minim emisi.
Buat teman-teman yang belum pernah ke TMII sejak direnovasi, kini TMII punya wajah baru yang lebih cakep. Iya paling suka kalau weekend ke sana karena ada jalur sepeda yang bagus. Jadi meski nggak bisa berkeliling TMII naik mobil, kita bisa berkeliling naik sepeda. Jika tidak membawa sepeda, bisa menyewa sepeda di sana. Ada berbagai jenis sepeda yang disewakan. Kalau kami lebih suka membawa sepeda sendiri karena lebih bebas.