Haloo...lama banget ya gak nulis cerita di blog ini. Rasanya vakum lama banget. Ada banyak cerita tahun ini. Cerita si kecil yang tambah besar, cerita si kakak-kakak yang sudah kuliah dan sebagainya.
Duniaku berubah sejak dua anak kuliah di Bandung. Yang jelas gedabrukan setiap pagi siapin sarapan sudah berkurang. Pagi masih saja sibuk, namun tidak sesibuk saat duo kakak masih SMA dan di rumah. Banyak hal yang berubah. Termasuk si emak yang tidak bisa seenaknya minta tolong. Biasanya ada si kakak yang diminta tolong pasang galon, si tengah yang diminta tolong jemput adiknya les atau anak-anak yang diminta tolong menyapu dan pel saat ibunya repot. Intinya ibunya harus mandiri. Pun anak-anak di kos, mereka juga belajar mandiri. Menyiapkan baju dan peralatan sendiri, cari makan sendiri, pun mengurus diri sendiri saat mereka sakit.
Meski mereka kuliah di Bandung, namun jadwal kuliah padat. Apalagi mereka ada kuliah di hari Sabtu. Jadi belum tentu sebulan sekali bisa pulang. Mereka hanya pulang saat libur semester atau saat libur tanggal merah yang kejepit. Meski demikian komunikasi kami tetap lancar. Dua hari sekali masih video call dan berapa hari sekali masih menyimak anak-anak yang ngaji lewat video call. Bukan berarti mereka tidak mandiri. Sering video call sebagai wujud rasa perhatian ortu ke anak sekaligus cek perkembangan studi anak-anak.
Karena jarang ketemu langsung, bisa dibayangkan kan kangennya kami ke anak-anak. Kalau dulu bisa melihat mereka setiap hari, bisa makan di luar sering-sering atau bisa liburan bareng, sekarang kesempatan tersebut menjadi hal yang istimewa. Yuuup seiring bertambahnya umur anak-anak, hal-hal kecil seperti liburan bareng pun terasa istimewa sekarang.












