Selasa, 15 November 2022

Hobi Traveling? Jangan lupa Baca Buku Ini Sebagai Referensi Healing


“Kok gitu sih, mungkin dia kurang piknik” Begitu kalimat yang sering kita dengar kalau ada orang yang uring-uringan atau nggak konsen sama pekerjaan. Piknik, travelling, rekreasi, tamasya atau bahasa anak zaman sekarang “healing” sudah menjadi kebutuhan bagi hidup manusia. 


Beberapa dekade lalu rekreasi masih dipandang sebagai kebutuhan tersier, tapi saat ini bisa jadi sudah naik derajat jadi kebutuhan sekunder, seperti halnya manusia zaman sekarang butuh paket internet cepat. Ya kan di zaman serba digital segala kegiatan butuh koneksi internet yang nggak ajrut-ajrutan agar kerjaan beres, nggak stress akibat pekerjaan seperti orang yang kurang jalan-jalan.


Btw, ngobrol masalah jalan-jalan, aku pengen buka kartu kenapa blog kesayanganku ini bertema travelling, alias perjalanan atau boleh disebut piknik. Pssst tahu nggak sih, aku tuh terinspirasi banget sama The Naked Travelernya Trinity. Sampai bela-belain mengoleksi serial Naked Traveler 1, 2, 3, 1 year round the world trip. Plus nonton filmnya saat buku Trinity diangkat ke layar kaca.




So, buat kalian yang hobi travelling, catet nih referensi buku yang satu ini emang wajib dibaca. Sebab kisah perjalanan Trinity ke berbagai belahan dunia di buku ini nggak hanya sekadar “pamer obyek wisata doang” tapi dia juga nggak pelit bagi-bagi tips for nice trip, termasuk bagaimana mendapatkan hotel murah, pesawat murah dan berburu souvenir yang nggak menguras anggaran belanja.


Btw, selain serial The Naked Traveler, referensi buku travelling berikut ini bisa jadi acuan buat yang suka jalan-jalan:

  1.  101 Travel Writing

Buku karya Arini Tathagati ini aku rekomendasikan bagi para traveler yang butuh referensi buku tema travelling yang aktual dan layak dibaca hingga zaman telah berganti. Ibaratnya buku ini tetap menarik dibaca meski zaman telah berganti dari era kuda menggigit besi hingga zaman paket internet cepat jadi kebutuhan pokok sehari-hari. Nggak berlebihan kok, memang faktanya buku ini masuk kategori must read, sebab dalam buku ini Arini Tathagati berbagi tips menulis jurnal perjalanan yang baik. Tentang bagaimana menuangkan kisah perjalanan menjadi tulisan, bagaimana mengambil foto dari sudut pandang yang unik dan menyajikan foto perjalanan menjadi lebih menawan.


  1. 101 Travel Tips & Stories : Indonesia 1 

Buku karya Claudia Kaunang dkk ini pas banget sebagai referensi buku travelling terutama bagi yang punya rencana keliling Indonesia. Claudia Kaunang dkk menuliskan pengalaman berkunjung ke berbagai daerah di seluruh penjuru nusantara. Bumi Indonesia memang indah tiada tara. Tak mengherankan jika berbagai pihak giat membantu promosi wisata nusantara. Tak mau kalah dengan penulis yang berbagi cerita lewat tulisan, beberapa korporasi juga gencar membantu mengenalkan keindahan alam nusantara dengan berbagai programnya, seperti misalnya PT Telkom Group yang meluncurkan IndiHome Wonderful Papua pada tahun 2021. Program tersebut tak hanya bertujuan mendukung kesuksesan penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX dengan menyajikan layanan paket internet cepat, tetapi juga mengenalkan kebudayaan dan keindahan bumi Cenderawasih yang sangat menawan.


  1. Syar’i Traveller The Heritage if Ottoman

Buku karya Ustadz Felix Siauw ini begitu memukau. Kita biasa mengenal beliau sebagai penulis buku sejarah dan motivasi Islami, tapi saat menulis buku travelling pun Ustadz Felix begitu terperinci. Tetiba terinspirasi referensi buku ini karena insyaallah bisa menjadi acuan bagiku menulis kisah perjalanan sepulang dari Turki. Aamiinkan ya teman.


  1. Explore Indonesia

Buku karya Puput Alvia ini mengulas tuntas berbagai obyek wisata menarik di Indonesia, dari Sabang sampai Merauke. Jika ada traveler yang butuh referensi buku yang komplit membahas wisata Indonesia, buku ini bisa jadi salah satu yang bisa diandalkan. Tak hanya mengulas wisata alam, wisata budaya dan wisata kuliner ditulis dengan gaya bahasa yang lincah.

 

Buatku referensi buku travelling tersebut layak dibaca traveler kapan aja. Nggak selalu pas butuh acuan saat hendak pergi berlibur, dibaca saat kangen liburan pun tetap mengasyikkan. Bahkan yang jarang-jarang bepergian bisa jadi jatuh cinta pada tempat-tempat wisata yang dikisahkan.

 



 

 

Aku koleksi beberapa buku traveling sebagai referensi jika ingin mengunjungi tempat wisata. Selain itu aku juga biasanya browsing buku-buku traveling yang bagus melalui internet. Dengan koneksi IndiHome yang lancar tentu saja.

 

Kalau kalian buku favorit kalian apa guys? Cerita yuk di komentar.

 

 

 

 

 

 

27 komentar:

  1. Dari sekian buku diatas baru tau yang Puput Alvia aku mbk. Baca buku traveling ini jadi tau banyak hal apalagi buat kita yang mau ke satu daerah atau negara. Minimal dengan membaca buku diatas kita bisa punya bayangan kalau ke daerah/negara tersebut.

    BalasHapus
  2. slogan buku adalah jendela dunia tetap relevan ya mak, meski kini segala informasi bisa diakses dengan mudah lewat google.

    BalasHapus
  3. Wah, naked travelernya lengkap ya Kak. Saya sempat pinjam di perpustakaan kota tapi masih yang pertama aja, penasaran juga dengan kedua dan ketiga. Btw, rekomendasi buku untuk travelernya keren nih kak, kayaknya wajib baca ya biar ada referensi kalau mau traveling

    BalasHapus
  4. Aku belum baca satupun buku yang mbak rekomendasikan. *terus ngitung mundur, udah berapa lama nggak beli buku.

    Bacaan tuh emang bisa membawa pengaruh besar juga bagi pembacanya ya mbak. Baca buku Travelling, apalagi klo dilengkapi gambar, bisa jadi motivasi untuk bisa kesana dan lihat secara langsung

    BalasHapus
  5. Dengan membaca buku referensi, setidaknya tempat yang akan dikunjungi sudah dapat kita bayangkan dan dapat memetakan mau apa saja saat disana..

    BalasHapus
  6. Ada komik traveling yang saya suka yaitu Tiga Manula. Sayangnya hanya ngeluarin 3 seri. Padahal saya suka banget ma komiknya. Bisa jadi referensi juga buat jalan-jalan

    BalasHapus
  7. aahh, makasiih rekomendasinya mbaaak, aku cari satu per satu aahh ini ah, biar dicicil dan gak berat bacanya, hehehe :D

    BalasHapus
  8. Koleksi buku travelingnya lumayan banyak ya Mba. Saya paling punya dua buku aja kayanya. Satu buku belum dibaca tuntas sampai habis. Jadi termotivasi baca lagi nih setelah liat postingan ini

    BalasHapus
  9. Syukaaakkk bgt dengan semua buku traveling ini.
    Pastinya makin enjoy dan mindful ketika plesir ya mbaaa
    Pokoke siap utk healing ๐Ÿ˜๐Ÿ™

    BalasHapus
  10. Baca buku traveling makin semangat deh travelingnya ya mbak lagi pula di dalamnya banyak informasi & membantu kita dalan perjalanan. Aku belum pernah baca nih bukunya Trinity tapi sudah nonton filmnya hihihi. Ada sih satu buku tema traveling yang aku punya di rumah

    BalasHapus
  11. Aku belum pernah euy baca buku travel gini. Paling mรฉnthog ya baca novel ,๐Ÿ˜ tapi makin ke sini, makin gak pernah pegang buku selain buku pelajaran anak-anak

    BalasHapus
  12. Wah Naked traveler kyknya baru punya yg biru dan pink apa yaa jd penegn baca2 lagi euii. Apalagi hawanya udah akhir tahun rasanya pengen cuuss ke manaaa gtu yaa.
    Suka baca buku traveling sambil merapalkan mantra doa semoga Allah kasi kesempatan ke sana ke manapun negeri yang dibaca aamiin :D

    BalasHapus
  13. Aku juga punya buku The Naked Travellernya Mbak Trinity, sama bukunya Claudia Kaunang kalau ndak salah Keliling Jepang & Thailand..

    Memang seneng sih baca buku para traveler ya mbak karena seolah kita ikut masuk ke dalam kisah perjalanan mereka

    BalasHapus
  14. Bukunya pasti menarik banget ya mba. Aku sendiri sekarang lagi suka banget baca novel dan puisi lagi. Paling koleksi buku-buku keuangan aja.

    BalasHapus
  15. The Naked Travellernya kak Trinity doonk..
    Selain seru, bahasanya humble dan berasa ikutan traveling. Suka banget sama penulis yang gak terlalu bicara teknis, tapi lebih membicarakan pengalaman selama travelling.

    BalasHapus
  16. Naked traveler tuh yang buming pada masanya. Apalagi saat itu belum banyak travel blogger yang share pengalaman dan tips di blog. Koleksi bukunya memang menantang untuk saya pinjam nih. Hehehe

    BalasHapus
  17. Akuu sukaa buku traveling juga biasanya beli di saat hbs beli tiket dan negara yg dituju belum di datangi. Meski google atau group traveling banyak yg share kisah nyata tapi buku tetep paling di sukai krn bisa sambil.apa aja tanpa harus pake hp

    BalasHapus
  18. Rekomendasi buku yang bagus nih. Perlu dibaca buat referensi traveling ke mana yang cocok.

    Baru tahu juga kalau Ustadz Felix Siaux juga menulis buku tentsng traveling. Mau bnget nih bacanya.

    BalasHapus
  19. bagus - bagus nih buku yang direferensikan mba . Ada beberapa yang sudah aku sempat baca. Thanks ya

    BalasHapus
  20. Yang bukunya Trinity aku punya semua tuh mba, plus ada beberapa buku traveling lainnya. Sayangnya sampe sekarang jam terbang belum banyak hehehe... semoga saja suatu saat nanti diberi rejeki dan kesempatan untuk menjejakkan kaki di berbagai tempat di belahan bumi ini. Aamiin...

    BalasHapus
  21. aku suka bangt nih baca buku-buku traveling, seperti terbawa ke suasana aslinya di tempat traveling nih. Dulu punya buku pengalaman orang traveling lalu kesasar di Papua sampai menjadi tawanan sampai sekarang masing rindu buku tersebut,

    BalasHapus
  22. Waahh baru tau aku mbaa,thx bgt rekomendasinya inii. Boleh ini buat referensi baca hehehe. Nice info,thx sharingnya mbaa ;)

    BalasHapus
  23. Rekomendasi buku-buku itu bikin pengen menjelajah Indonesia. Tempat tujuan wisata buatku adalah yang kulinernya enak dan alamnya memesona, kalau bisa yang tanpa jalan jauh dan nanjak, hahahaha.

    BalasHapus
  24. Wah bagus nih bukunya. Saya pernah baca naked traveler yang pertama. Gimana yaa bacanya ga bosenin deh. Suka

    BalasHapus
  25. Bahkan baca buku aja bagiku udah berasa piknik

    BalasHapus
  26. Naked Traveler emang toopppp markotoppp
    Bukunya baguuusss bgt.
    Blognya juga cihuy

    BalasHapus
  27. Suka banget buku genre travelling. Dan memang Trinity itu serenyah itu kalau menulis. Gak ada kesan menggurui dan asik banget buat panduan meski baru cita-cita yaa..
    Suka dengan gaya bahasa buku travelling yang banyak menceritakan teknis ketika berada di tempat travelling.

    Oh ya, aku pernah baca buku Family Backpacking Seoul, yang nulis sahabatku, Ree (nama pena) dan penerbitnya Elex Media Komputindo
    Renyah banget bahasannya pun detil sampai ke biaya perjalanan dan keperluan apa yang harus dipersiapkan.

    BalasHapus