Kamis, 06 September 2018

Transaksi Lebih Mudah dan Cepat dengan Mandiri Online



Haloo semuanya. Ketemu lagi dengan fadevmother. Biar blognya isinya beragam dan pembaca nggak bosen kali ini kita akan bahas masalah perbankan. Sekali-kali bahas masalah ini soalnya penting buat emak-emak jaman now kayak kita-kita. 

Nah..kali ini aku mau ngomongin tentang Bank Mandiri .  Aku menjadi nasabah Bank Mandiri  sejak tahun 2003. Awalnya sih karena perusahaan tempat aku kerja mentransfer pembayaran karyawan pakai Bank Mandiri. Jadi aku buka rekening di Bank Mandiri. Oya aku juga punya internet banking mandiri. Tapi karena dulu dirasa belum butuh jadi punya internet bangking cuma buat cek mutasi rekening saja tanpa token. Trus baru daftar sms banking yang bisa dipakai belanja sekitar 2 tahun lalu karena butuh buat belanja online.

Kini Bank Mandiri mempunyai inovasi baru yaitu mandiri online. Apa sih mandiri online itu? Mandiri online  merupakan layanan integrasi dari mandiri Internet dan mandiri Mobile yang tampil dengan wajah baru untuk menghadirkan kenyamanan serta kemudahan lebih dalam memperoleh informasi dan melakukan aktivitas transaksi finansial.

Layanan mandiri online ini bisa diakses melalui 2 cara yaitu melalui website maupun melalui aplikasi mandiri online. Aplikasi ini bisa diunduh melalui google play maupun play store. Karena sebelumnya aku telah memiliki internet banking dan sms banking aku tidak perlu lagi datang ke cabang mandiri untuk daftar. Cukup aktivasi aplikasi mandiri online yang sudah diunduh di smartphone.


Selasa, 04 September 2018

Serunya ke Festival Asian Games Bersama Krucil




Euforia Asian Games 2018 ada dimana-mana selama penyelenggaraan Asian Games 2018. Rasa haru...rasa bangga...rasa nasionalisme sepertinya hadir di seluruh masyarakat Indonesia. Tidak ada lagi perpecahan mendukung pilpres masing-masing selama Asian Games.  Semua larut dalam satu rasa. Bangga sebagai Indonesia. Timeline facebook pun adem ayem.

Melihat postingan teman - teman yang menonton acara pembukaan atau menyaksikan pertandingan secara langsung membuat iri. Iri dalam artian positif ya. Sayang beberapa tiket pertandingan sudah pada habis. Jadinya menonton dari televisi saja.

Untungnya ada broadcast wa dari temen kalau kita bisa merasakan keseruan nonton Asian Games dengan cara membeli tiket festival. Jadi kita bisa merasakan keseruan Asian Games dengan cara masuk ke Gelora Bung Karno tapi tidak ikut melihat pertandingan.  Waah ide bagus nih buat aku yang penasaran sama Asian Games.

Akhirnya Rabu 29 Agustus 2018 bersama adik, keponakan kecil dan Firdan aku berangkat ke GBK. Enak sih naik busway cuma transit sekali. Sengaja berangkat pagi-pagi biar gak macet dan penuh. Eh ternyata di jalan macet juga. Sampai GBK jam setengah sebelas siang.

Setelah membeli tiket seharga 10 ribu rupiah kita diberi gelang tiket masuk untuk memasuki arena GBK. Mayan masih sepi. Tapi karena anak-anak sudah lapar jadinya makan dulu.
Senin, 27 Agustus 2018

Hidup Lebih Tenang dengan Perlindungan Maksimal Allisya Protection Plus



Sebagai manusia kita wajib berusaha dan berikhtiar. Bekerja keras, memberikan yang terbaik buat anak-anak dan keluarga adalah salah satu yang bisa kita lakukan sebagai orang tua. Tentu kita tidak ingin diberikan musibah. Namun jika terjadi musibah ada baiknya kita sudah siap dan sudah mempersiapkan diri untuk bekal anak-anak. Dan mempunyai asuransi adalah bagian dari ikhtiar kita apabila terjadi sesuatu yang tidak kita inginkan. Meninggal dunia atau cacat tetap misalnya. 


Beberapa cerita di sekitarku tentang keluarga yang ditinggal pencari nafkah utama dengan anak-anak yang masih kecil-kecil adalah contoh nyata di sekitar bahwa asuransi adalah hal yang penting untuk proteksi keluarga. Tidak ada salahnya kita sedia payung sebelum hujan. Asuransi ibarat payung sebagai alat proteksi kita apabila hujan turun dengan tiba-tiba. 


Sedia payung sebelum hujan (pic : pexels.com)


Saat ini ada beberapa asuransi yang bisa kita pilih. Ada asuransi konvensional dan asuransi syariah. Beberapa keluarga saat ini lebih memilih asuransi syariah dibanding asuransi konvensional dengan beberapa pertimbangan. Salah satu pertimbangannya adalah  produk asuransi syariah tidak menginvestasikan dananya dalam bisnis yang mengandung riba (berbunga) dan hal lain yang diharamkan Islam. Asuransi syariah juga tidak bertransaksi dan berinvestasi pada instrumen yang tidak jelas akadnya (gharar), spekulatif dan memiliki potensi merugikan salah satu pihak.

Produk asuransi syariah tidak menginvestasikan dananya dalam bisnis yang mengandung riba (berbunga) dan hal lain yang diharamkan atau dihindari dalam Islam seperti alkohol, rokok, insitusi keuangan konvensional dan bisnis lainnya yang masuk kategori non halal.

Melalui produk asuransi syariah, setiap peserta Asuransi Syariah mengumpulkan dana dan menyerahkannya untuk dikelola oleh Perusahaan, sehingga nantinya akan digunakan untuk membantu meringankan beban peserta lainnya yang tertimpa risiko. Dana yang kita donasikan ini merupakan hasil investasi bersama yang dilakukan berdasarkan perjanjian yang risikonya jelas. Dengan demikian, pengelolaan dana asuransi syariah didasarkan pada kerjasama, tanggung jawab, perlindungan dan saling tolong menolong antar anggotanya. Pengelolaan risiko ini dipercayakan pada perusahaan asuransi.

Kamis, 23 Agustus 2018

Merdeka dari Penjajahan Produk Impor dengan Membeli Produk Lokal

Saat ini adalah  era informasi dimana informasi  berkembang dan menyebar secara cepat. Indonesia  adalah salah satu negara yang  mengalami pertumbuhan pengguna Internet. Pada tahun 2017 tercatat pengguna internet di Indonesia sebesar 143,26 jt orang, data tersebut berasal dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia ( APJII).


Peningkatan jumlah pengguna internet juga berdampak bagi e-commerce. Dari segi e-commerce, tercatat juga nominal yang cukup fantastis. Pada tahun 2017 nilai transaksi e-commerce yang tercatat menurut Bank Indonesia sebesar 85 triliun dan 75 triliun pada tahun 2016. Terjadi peningkatan sebesar 10 triliun dari tahun 2016 ke tahun 2017.
Namun sungguh miris, dari total produk yang dijual online di Indonesia saat ini, 93-94% merupakan produk impor & produk lokal hanya 6-7%
Dibesarkan bertahun-tahun di sebuah desa sentra produksi kerajinan tanduk aku sangat mengetahui kehidupan para pengrajin. Produk-produk kerajinan tanduk di desaku pada jaman dahulu sempat menguasai pasaran. Sayangnya dengan banyaknya produksi barang sejenis dari plastik impor dari luar negeri lambat laun para pengrajin tanduk di desaku satu persatu gulung tikar.

Selasa, 21 Agustus 2018

Serunya Bermain di Funtopia Balloon Park di Bintaro Xchange

Sebagai bentuk keprihatinan dan tanggung jawab terhadap perkembangan dan penggunaan gadget di usia anak-anak yang menggunakan gadget secara berlebihan Traveloka bersama dengan Beyond Screen  Production menghadirkan Funtopia, sebuah arena permainan balon terbesar di Indonesia. Acara ini bertujuan untuk menciptakan sebuah arena bermain anak di luar ruangan (outdoor) yang dapat dimanfaatkan keluarga Indonesia untuk meningkatkan aktivitas fisik anak dan menciptakan momen kebersamaan bersama keluarga.

Tascha Liudmila sebagai penulis buku Screen Time menjelaskan, “Tanggung jawab kita sebagai pihak yang lebih dewasa, untuk membuat anak-anak tertarik pada aspek kehidupan sosial. Dalam hal ini, orangtua perlu menetapkan batasan yang konsisten terhadap penggunaan perangkat digital oleh anak dan menggantikannya dengan aktivitas bersama keluarga. Selayaknya perkembangan fisik dan kepribadian anak, perkembangan kreativitas terkait erat dengan pola asuh. Artinya peran orangtua sangat penting dan usia prasekolah merupakan rentang usia yang tepat untuk mengembangkan kreativitas mereka”.

Mia Lukmanto, CEO dan Founder Beyond Screen Production menjelaskan, ”Saat ini, tren penggunaan gadget sudah tidak memandang usia dan anak usia prasekolah sudah paham teknologi. Artinya, kreativitas para orangtua dalam menyediakan kegiatan pengganti screen time anak sangat dibutuhkan, karena aktivitas fisik sangat sangat berperan dalam menstimulasi kecerdasan anak. Otak dan daya tahan tubuh saling bergantung dan bekerja timbal balik, sehingga pemberian stimulasi menjadi sama pentingnya dengan pemberian nutrisi.” Beyond Screen Production sebagai event organizer berkomitmen membawa ragam alternatif hiburan yang menyenangkan untuk anak, yang sekaligus bisa menjadi sarana stimulasi untuk mengasah hobi, keterampilan dan kreativitas mereka. Sukses dengan Little Chef Wonder tahun 2015 lalu, sebuah wadah yang mengasah bakat masak si kecil, kini Beyond Screen Production bersama dengan Traveloka, menghadirkan Funtopia.


Beyond Screen Production merupakan anak perusahaan dari event organizer Double Tape yang berdiri sejak tahun 2006. Beyond Screen Production sendiri lahir tahun 2015 dengan filosofi dan komitmen untuk membawa alternatif hiburan menyenangkan sekaligus mendidik yang bisa mengasah kemampuan kreativitas, motorik, sensorik, sekaligus menjadi sarana stimulasi yang baik untuk anak. Berbekal pengalaman lebih dari 10 tahun sebagai event organizer, misi untuk membawa konsep dalam sebuah eksekusi event yang aman dan memenuhi seluruh aspek dalam pengadaan event yang ideal, menjadi tujuan utama.

Kamis, 16 Agustus 2018

Lautan hosting Teman Setia Perjalanan Blogku

Hai....ketemu lagi sama fadev disini. Maaf kalau postingnya gak kontinyu ya. Karena ngetik pakai hp jadi butuh perjuangan. Maklum seringnya rebutan komputer sama dua bocil.Hehehe...

Sekali-kali cerita perjalanan blogku ah. Gara-gara status seorang teman yang dituduh bohong oleh blogger pemula karena bilang blogging itu menghasilkan. Dan si blogger pemula ini merasa sudah ngeblog sebulan dan belum menghasilkan apa-apa. Jadi deh temenku dituduh bohong. Trus aku jadi kepikiran buat nulis perjalanan blogku.

Jadi sejak jaman SD aku sudah hobi nulis diary. Isinya ya....standar diary jaman dahulu kala. Kalau seangkatan sama aku tahu lah ya karena jaman dulu pada nulis diary. Parahnya kebiasaan nulis diary itu nggak bisa berhenti pas aku kerja. Jadi pas kerja kadang ngumpet-ngumpet nulis diary di buku agenda berisi penelitian di lab. Dulu kerjanya di lab. Pas pindah kerja masih juga ngumpet-ngumpet nulis diary. Akhirnya tahun 2003 diajarin temen bikin blog di blogdrive. Itu blog pertamaku. Isinya? Diary online...Haha...alay pada jamannya.

Blog di blogdrive berisi kegiatan sehari-hari itu masih aku urusin sampai 2007 kalau nggak salah. Trus tahun 2007 aku mulai pindah ke MP atau multiply. Jaman dulu anak-anak milist Magelang pada punya MP. Isinya masa kecil dan perkembangan Faris. Maklum anak pertama. Semua-semua ditulis. And aku nulis sampai th 2009 atau 2010. Trus MP bubar dan semua tulisan dan kenanganku hilang.
Selasa, 31 Juli 2018

Manfaat Menanamkan Menabung Sejak Dini pada Anak - Anak

Januari 1987

Siang itu matahari begitu terik. Aku baru saja pulang sekolah dan belum berganti baju. Meskipun panas tapi tidak menyurutkan langkah kecilku untuk menuju pasar di desaku. Di sebuah rumah kecil tanpa plang aku masuk. Di sana ada sebuah bangku kursi panjang dari kayu. Disanalah aku duduk bersama orang - orang yang mengantri mau menabung sepulang dari pasar. 

Ruangan itu sungguh kecil berukuran 5x4 meter . Di dalamnya ada 2 buah meja dengan 2 orang yang duduk di belakang meja. Sementara di depannya ada dua bangku panjang dari kayu untuk mengantri. Yup..itu adalah bank di desaku. Bukanya setiap 5 hari sekali setiap hari pasaran yaitu hari Pahing dimana pasar di desaku ramai dengan orang - orang yang jual beli.

Saat giliranku dipanggil, bapak petugas bank tersenyum padaku. Kuangsurkan uang seribu rupiah hasil menabungku berhari-hari di celengan. Kemudian bapak itu mencatat di buku TABANASku. Buku bersampul coklat bertuliskan TABANAS itu menjadi buku kesayanganku. Aah..senangnya...tabunganku bertambah seribu rupiah setelah seminggu. Tahun 1987 saat aku kelas 3 SD uang seribu sangat banyak.

sumber : djamandahoeloe.com


Buku TABANAS adalah buku tabunganku pertama kali saat kelas 3 SD. Aku menjadi nasabah terkecil disana. Nenekku yang mendaftarkan aku untuk menabung disana. Jaman itu di desaku  belum lazim anak-anak menabung di bank. Teman-temanku masih menabung uangnya di celengan ayam yang terbuat dari tanah liat. 

Menabung di bank mengajarkanku banyak hal. Sejak kecil jika aku ingin sesuatu aku tidak bisa langsung minta kepada orang tuaku. Tapi aku harus menabung dulu. Harus ada usaha dulu meski saat itu orang tuaku mampu membelikanku barang yang kumau.

Bebas Gatal dengan Purekids Itchy Cream

Acara mudik kami lebaran kemarin sangat menyenangkan. Soalnya lebaran kemarin kami bisa bersilaturahmi dengan lebih banyak saudara dan kerabat. Biasanya mudiknya hanya sampai Jawa Tengah saja. Tapi kemarin karena cuti si ayah agak panjang kami bisa bersilaturahmi sampai Jawa Timur. Yang paling seneng kalau mudik ya anak-anak. Soalnya bisa bertemu dengan banyak sepupu. Alhamdulilah meskipun mudik selama 14 hari dan berpindah dari satu tempat ke tempat lain si baby nggak rewel.

Kalau sudah kumpul dengan para sepupu, heboh deh dunia persilatan. Maksudnya rumah eyang uti jadi rame banget. Apalagi cucunya cowok semua. Kalau pas akur sih akur. Tapi kalau udah rebutan mainan atau berantem ya gitu deh...rame para emak teriak. Kalau pas akur mereka bisa main bareng, dari main mobil-mobilan sampai pesawat. Dari main kejar ayam sampai main ke kebun di rumah eyang uyut. Kalau sudah main anak-anak sering lupa waktu. Dan yang jelas sih jadi keringetan. Akibatnya salah satu sepupu kena biang keringat deh.

Biasanya kalau mudik aku  pasti bawa perlengkapan obat-obatan buat bocil-bocil termasuk Purekids Itchy Cream. Niatnya sih buat jaga-jaga kalau selama mudik si baby gatal karena digigit nyamuk.  Jadi pas sepupu kecil kena biang keringat aku  intip perlengkapan obatku soalnya sekilas baca pas beli sepertinya bisa untuk biang keringat. Ternyata bisa untuk biang keringat. Kebetulan deh...jadi bisa dipakai.    

Saat pakein Purekids ke sepupu Firdan  aku baca petunjuk di kemasan. Ternyata kemarin pas beli nggak teliti baca kemasan.  Jadi nggak sempat baca kalau Purekids ini belum bisa dipakai Firdan karena umurnya kurang dari 2 tahun. Karena sepupu Firdan usianya lima tahun jadi sudah aman menggunakan produk ini.  Meskipun salah beli tapi berguna juga ya ternyata.

Gara - gara salah beli nggak lihat usia anak jadi pengin ngreview produk ini deh. Yaah..siapa tau ada mama - mama yang butuh biar nggak salah lagi. Bukannya berbagi itu ibadah ya? Hehehe..

Minggu, 01 Juli 2018

Merasakan Kehangatan Keluarga di Madame Delima Menteng

Siapa sih yang nggak suka kuliner? Pasti semua suka kan? Makan di luar setiap Sabtu Minggu rasanya menjadi menu wajib masyarakat urban di Jakarta dan sekitarnya. Tak heran food court dan restoran di mall selalu penuh setiap weekend. Restoran siap saji dan tradisional pun tumbuh semakin subur meramaikan jagad perkulineran di Indonesia. 

Kami sendiri termasuk salah satu dari kaum urban yang makan diluar saat weekend. Selain menghilangkan kejenuhan makan bersama di luar bisa mendekatkan hubungan antar keluarga. Antar suami dan istri dan antar orang tua dan anak. Ceritanya 3 bulan lalu kami  ditraktir sama om yang kebetulan ada hajat. Karena om suka privasi maka nraktirnya bukan di mall. Restoran Madame Delima yang ada di Menteng menjadi pilihan beliau mentraktir kami. 

Dengan Google Map sampailah kami di Restoran Madame Delima. Sebelumnya om dan keluarga sudah sampai terlebih dahulu. Disusul adikku dan keluarganya. Tempat parkirnya lumayan luas bisa menampung beberapa mobil. 

Di tengah banyaknya kafe dan tempat makan yang tumbuh semakin banyak di Jabodetabek, tempat makan atau restoran keluarga tetap menjadi idola dan banyak dicari banyak keluarga yang menginginkan kenyamanan dan privasi. Dan Madame Delima adalah salah satu restoran yang mengerti kebutuhan akan kenyamanan dan privasi. 

Begitu masuk kita disambut oleh waiter dan waitress yang ramah. Suasananya sungguh kekeluargaan. Ada photo booth berbentuk ruang keluarga yang nyaman. Pengunjung pun bisa berfoto di sana. Huhuhu...jadi nggak sabaran pengin foto-foto. Maklum golongan emak-emak narsis.

dokumen pribadi
Jumat, 29 Juni 2018

Liburan Keluarga Jadi Mudah dengan Vizitrip


Semua keluarga mempunyai prioritas masing-masing. Ada yang lebih mengutamakan membeli barang-barang branded, membeli baju-baju mahal ataupun gonta-ganti baju. Bagi kami semua itu bukan prioritas. Mengajak jalan anak-anak lebih merupakan kebutuhan dibanding baju branded.

Sebenarnya keuangan kami juga nggak banyak. Jadi kalau pengin jalan-jalan pasti menahan diri untuk tidak membeli sesuatu. Paling seneng sih kalau pas pulang kampung. Bisa bersilaturahmi ke banyak saudara sekaligus berwisata ke berbagai tempat wisata.

Ngomongin jalan-jalan nih, demi pengiritan kami biasanya merencanakan tur sendiri. Sibuk hunting tiket sendiri, sibuk cari diskonan hotel sampai merancang itinerary sendiri. Asyik saja sih sebenarnya meski terkadang pusing. Apalagi jika baru pertama kali  bepergian ke tempat tersebut. Jalan-jalan pertama kali keluar negeri tahun 2010 ke Kuala Lumpur. Repot cari tiket pesawat murah, diskon hotel sampai bikin itinerary. Belum lagi kalau pas disana ternyata tidak sesuai dengan kenyataan atau ada itinerary yang meleset. Belum lagi naik transportasi umum di negara tetangga dengan banyak barang bawaan plus bawa 2 anak kecil. 

Senin, 25 Juni 2018

Kampung Prau Homestay Asyik di Bibir Pantai Bandengan

Libur lebaran kali ini si ayah cuti agak lama. Karena lama kami berencana touring sampai Jawa Timur. Biasanya tujuan mudik cuma sampai Jateng saja. Ada yang berbeda dalam mudik kali ini. Biasanya kalau mudik pasti menginap di rumah orang tua ayah di Jepara. Karena sekarang bapak dan ibu sudah tidak ada sekali-kali kami ingin menginap di hotel meskipun sedang mudik. Selain bisa istirahat lebih leluasa si ayah juga membutuhkan wifi kenceng untuk menyelesaikan pekerjaan kantornya yang belum selesai.

Perjalanan hampir 20 jam membuat badan lelah dan ingin segera istirahat. Sebenarnya tol lancar tapi karena sering dan banyak istirahat perjalanan Bekasi Jepara ditempuh selama 20 jam. Pas sampai Semarang baru kepikiran pengin istirahat di hotel pas tiba di Jakarta. Setelah browsing dapat deh tempat yang oke punya tapi harganya terjangkau. Jadi menginap kali ini bisa dibilang mendadak juga sih. Bookingnya pas udah sampai Semarang. Untung sekarang banyak travel online jadi bisa booking dimana saja meskipun kita sedang di perjalanan. 

Kampung Prau ini adalah nama homestay yang terletak di bibir Pantai Bandengan. Pas lihat harga lumayan murah untuk kamar yang luas. Harga semalam 275 ribu rupiah untuk H-4 lebaran. Sementara untuk H-2 sampai lebaran mereka mematok harga 450 - 480 ribu rupiah permalam untuk tipe kamar yang kami tempati.Namanya juga emak-emak lihat harga murah langsung main  booking.

Pukul 2 siang kami sampai di Kampung Prau. Ternyata kamarnya belum siap dan kami harus menunggu sebentar. Duo krucils sudah nggak sabar menunggu. Jadi saat menunggu kamar siap mereka dah langsung nyebur ke Pantai dan main pasir. Padahal panas banget dan mereka puasa loh. 

Asyik main pasir (dok.pri)

Sabtu, 09 Juni 2018

Stick Nugget Asam Manis Menu Rumahan Praktis untuk Sahur






Waah..nggak terasa udah puasa hari ke 23 ya. Sudah sampai mana nih ibadah emak-emak? Semoga masih sempat tadarus dan tarawih ya meski sibuk. Alhamdulilah anak-anak alias duo krucils masih kuat puasanya meski kemarin sempat bolong karena sakit. Aku sendiri alhamdulilah tahun ini bisa puasa meski masih menyusui. Dua tahun berturut-turut kemarin posongnya bolong-bolong ngggak karuan karena hamil dan menyusui.

Pekerjaan tiap bulan puasa itu biasanya nambah. Soalnya harus nyiapin buka dan sahur. Biasanya beberapa emak bikin menu buat sebulan. Kalau aku sendiri jarang bikin menu dan ditulis, soalnya ribet. Biasanya aku suka yang praktis-praktis saja. Meskipun kadang-kadang diprotes anak-anak karena menunya itu-itu saja.  Makanya emak-emak harus kreatif. 

Nyiapin menu buka dan sahur itu butuh usaha  tersendiri. Paling panik kalau bangun sahur kesiangan. Nggak sempat masak yang ribet-ribet dan aneh-aneh. Kalau pas kesiangan bangun sahur gini biasanya aku pakai jurus andalan. Masak pakai bahan makanan siap masak yang ada di kulkas. Trus tinggal tambahin sedikit bumbu. Jadi deh masakan rumahan yang yummi. 

Menu rumahan andalan saat sahurku adalah Stick Nugget Asam Manis. Kebetulan cari bahannya mudah. Kebetulan aku memakai merk So Good aja yang sudah terjamin kualitasnya. Cara mendapatkannya juga mudah soalnya dijual di supermarket dekat rumah.  Chicken Stick Asam Manis ini bahan-bahannya mudah didapat dan cara masaknya pun gampang.

Jumat, 01 Juni 2018

Ruam Popok Bukan Lagi Masalah dengan 3M Cavilon



Anak yang sehat tentu dambaan setiap orang tua. Bebas dari batuk, pilek atau penyakit lainnya. Meskipun demikian terkadang ada saja penyakit yang umum terjadi pada bayi dan batita yang tidak kita harapkan yaitu ruam popok. Ruam popok ini umum terjadi pada bayi dan anak yang masih berusia kurang dari 2 tahun. Paling banyak terjadi pada bayi yang menggunakan popok sekali pakai. 

Saat duo krucil masih bayi saya juga pernah mengalami ruam popok. Saat itu solusinya cuma diangin-anginkan dan lepas diapres selama beberapa hari. Si kecil Firdan yang sekarang 21 bulan juga pernah mengalami ruam popok. Obatnya hanya dikasih salep dan tidak memakai diapers selama beberapa hari. Sayangnya ada beberapa ruam popok yang parah dan sulit sembuh. Pulihnya memakan waktu yang lama. Tentu hal tersebut sangat menyiksa buat bayi. BAyi menjadi rewel karena kesakitan. 

Mengapa Bisa terjadi Ruam Popok? 

Dr.Rina dari RSCM dalam blogger Gathering 3M Cavilon menjelaskan lebih lanjut tentang ruam popok. Ruam popok merupakan peradangan kemerahan pada kulit dengan atau tanpa terkikisnya lapisan kulit akibat paparan berulang dan terlalu lama bersentuhan dengan urin atau tinja. Biasanya ruam popok pada bayi terjadi jika kita terlalu lama mengganti popok. Akibatnya timbul ruam kemerah-merahan yang sering kita sebut dengan ruam popok. 


dokter Rina
Rabu, 30 Mei 2018

Mitu Baby Gathering, Wipes Away Germ and Your Worries


Tanggal 9 Mei kemarin bersama Kumpulan Emak-Emak Blogger  aku menghadiri acara Mitu Baby Gathering yang diselenggarakan oleh Godrej Indonesia di D’Lab Menteng Selain emak blogger ada juga beberapa media yang diundang di acara tersebut. Menghadirkan  DR. Herbowo Agung Soetomenggolo, SPA(K) sebagai nara sumber dan ibu Sabrina Purba sebagai Brand Manager Mitu 
Registrasi dibuka pukul setengah dua siang. Buat emak-emak yang membawa anak disediakan playground untuk anak-anak lengkap dengan balon. Jadi anak-anak bisa bermain dan para ibu bisa mendengarkan materi dengan konsentrasi. 
Dokter Herbowo membuka materi dengan menjelaskan fakta bahwa angka kematian balita terbesar di Indonesia disebabkan oleh infeksi. Penyebab infeksi adalah kuman yang dapat berupa bakteri, virus, jamur atau parasit. Selanjutnya beliau menjelaskan sumber-sumber kuman di sekitar anak 




Fakta menunjukkan jika tempat tidur adalah tempat paling banyak bersarang kuman yaitu 35 persen. Selanjutnya dapur, ruang tamu dan garasi menempati urutan di bawahnya. Stroller dan mainan juga menjadi tempat bersarang kuman 
Kesimpulannya banyak sekali sumber kuman di sekitar anak. Meskipun demikian bukan berarti anak kita tidak bebas bereksplorasi. Anak-anak tetap bebas bereksplorasi tanpa takut terpapar oleh kuman. Oleh karena itu Godrej Indonesia melalui MITU sebagai brand yang aware terhadap kebutuhan bayi dan balita mengeluarkan MITU varian terbaru yaitu  Tisu Basah Bayi Antiseptic, MITU Baby Antiseptic.