Beberapa waktu lalu ramai di televisi berita tentang korban yang tertipu iming-iming menjadi PNS dengan mengeluarkan uang ratusan juta. Segitu kerasnya perjuangan mencari kerja. Teringat zamanku dulu berburu kerja. Alhamdulillah, aku termasuk yang beruntung dalam berburu pekerjaan dan karir. Pada beberapa interview di beberapa perusahaan kebetulan aku diterima dengan mudah. Bahkan selesai skripsi sambil menunggu wisuda aku sudah diterima magang bekerja meskipun hanya sebentar. Dan alhamdulilahh dua minggu setelah wisuda aku bisa langsung bekerja di sebuah perusahaan nasional yang merajai pasar makanan ringan di Indonesia. Beberapa tahun kemudian aku pindah berkarir di sebuah PMA Jepang di Jakarta. Kenangan kerja adalah hal terindah meski sekarang aku memutuskan menjadi ibu rumah tangga.
Teman-temanku heran kok aku berkarir dan bekerja semudah pilih menu di restoran. Alhamdulillah, rezeki sudah ditakdirkan. Yang penting ikhtiar, doa dan menyiapkan diri dengan perbekalan serta meningkatkan kemampuan. Intinya kita harus pede dan mahir berbahasa Inggris, punya ketrampilan dan menguasai materi saat wawancara pekerjaan.
Namun masalahnya tidak semua orang mempunyai keberuntungan yang sama. Tidak cukup hanya berbekal keberuntungan seperti si Untung dalam komik Walt Disney. Untuk masuk dunia kerja saat ini butuh ketrampilan khusus, kemampuan berbahasa asing, dasar-dasar manajerial yang materi itu bisa kita temukan di QuBisa. Bahkan soft skill yang biasanya dicari perusahaan, tips dan trik ketika menghadapi interview, tips menyusun surat lamaran kerja dan curriculum vitae bisa dipelajari di QuBisa.