Minggu, 24 Agustus 2014

Makam Presiden Pertama RI Ir. Sukarno

Bulan Juni lalu kami pulang kampung ke eyangnya Faris Devin di Blitar. Kebetulan kami tinggal di dekat komplek makam Bung Karno di Blitar. Kebetulan juga  eyang uti nya anak-anak mempunyai toko souvenir di dekat makam Bung  Karno. Jadi otomatis setiap hari anak-anak main ke makam Bung Karno baik sekedar bermain layang-layang maupun membaca buku ke perpustakaan.

Lokasi makam Ir. Sukarno ini terletak di kelurahan Bendogerit, kecamatan Sanan Wetan Kota Blitar. Makam presiden pertama RI ini merupakan komplek pemakaman dengan luas 1,8 meter persegi. Lokasinya dekat dengan terminal yaitu sekitar 6 km. Dari alun-alun kota Blitar hanya 2,5 km dan dari stasiun hanya 3 km. Untuk menjangkaunya bisa menggunakan becak dari stasiun ataupun alun-alun kota Blitar.

















Di sekitar makam ini juga terdapat area pepustakaan Bung Karno. Terdapat beberapa koleksi buku  baik koleksi buku-buku mengenai Bung Karno maupun koleksi buku umum. Selain itu terdapat lukisan Bung Karno, peninggalan Bung Karno, Uang Seri Bung Karno tahun 1964 dan foto-foto Bung Karno. Kami sendiri paling suka ke gedung B yaitu koleksi buku-buku anak dan novel-novel remaja. Perpustakaan Bung Karno ini bagus, bersih dan tertata rapi dengan ruangan ber AC. Buat kami yang suka baca,masuk ke perpustakaan ini seperti menemukan surga buku gratis.  Untuk mengenal lebih jauh perpustakaan Bung Karno bisa berkunjung ke sini.




Komplek Perpustakaan


Komplek Perpustakaan




Mobil keliling

Di sekitar perpustakaan ini juga ada panggung dengan tempat duduk melingkar di luar atau di alam terbuka atau disebut Amphitheater.  Biasanya setiap sebulan sekali atau hari-hari tertentu ada pementasan disini. Pengunjung bisa menyaksikan pementasan disini gratis.



Amphitheater
depan panggung



Di bagian depan perpustakaan ini juga ada patung Ir. Sukarno. Pengunjung yang datang berziarah biasanya memanfaatkan patung Bung Karno ini untuk tempat berfoto. Sayang komplek perpustakaan ini sekarang tidak kelihatan bersih dan rapi seperti dahulu. Adanya pedagang asongan yang menjajakan dagangan sepanjang depan perpustakaan gedung B mengurangi keindahan area perpustakaan ini. Mungkin maksud dari pemerintah kotamadya Blitar bagus yaitu untuk memberi ruang mencari nafkah bagi para pedagang asongan. Sayangnya hal ini menjadikan area perpustakaan tampak tidak rapi bagi sebagian pengunjung.


Patung Ir. Sukarno di depan perpustakaan

                                                            Asongan depan perpustakaan



Semoga pemerintah kotamadya Blitar bisa membuat perpustakaan ini menjadi lebih rapi seperti beberapa tahun lalu saat perpustakaan ini selesai dibangun dengan merapikan para pedagang asongan sehingga membuat nyaman pengunjung yang datang ke perpustakaan dan berziarah ke makam Bung Karno.

4 komentar:

  1. Lhoo, orang blitar juga :D dulu saya kost dekat makam sini ketika masih SMA, terus malah gak pernah mampir ke makam. Pertamakali kesana malah pas nganterin teman yang kepengen main kesini :D

    BalasHapus
  2. Yooi...berarti kita tetanggaan ya...Waduh gimana to..kos dekat makam kok malah belum pernah ke makam. Sekarang kan sudah bagus ya komplek makam dan perpustakaannya.

    BalasHapus
  3. Terima kasih atas informasi yang berguna . Perlu menambahkan blog Anda ke bookmark

    BalasHapus
  4. Terima kasih sudah berkunjung ke mari :)

    BalasHapus

Cara Cek Resiko Tertular Virus Corona secara Online

Sejak awal Maret pertama kalinya ada virus corona di Indonesia sampai hari ini sudah 25 ribuan orang di Indonesia positif virus corona. Ter...