Jumat, 24 Februari 2017

Menikmati Kemewahan Summer Hills Bandung



Mobil kami bergerak perlahan menyusuri daerah Setiabudi Bandung. Peta di GPS menunjukkan kalau sebentar lagi  kami sampai di tujuan. Anak-anak sudah  tertidur pulas di bangku belakang. Perjalanan Bekasi - Bandung dilanjutkan main ke Lembang cukup membuat anak-anak capek dan tertidur. Kami memasuki area perumahan elit di jalan  Setrasari tempat hotel berada. Setelah melalui jalan tanjakan sampailah kami di hotel tempat kami akan menginap untuk empat hari ke depan. 

Kami menginap di Summer Hills Bandung, sebuah hotel yang terletak di Jalan Setrasari daerah Setiabudi Bandung. Resepsionis menyambut kami dengan ramah. Setelah mengisi form dan menyerahkan bukti booking resepsionis menyerahkan kunci kamar. Dua minggu sebelumnya kami memesan kamar melalui Hoterip. Sebuah situs booking hotel yang berada satu grup dengan HIS Travel. Kamar yang kami pesan adalah Executive Suite untuk 4 orang dengan view swimming pool.

Selasa, 31 Januari 2017

Perbandingan Lantai Vinyl Vs Lantai Kayu

Halo guys ketemu sama fadevmother lagi disini. Hari ini kita kan membahas tentang lantai ya. Sekali-kali ngomongin lantai ya biar nggak melulu jalan-jalan. Kalau teman-teman disuruh memilih, lebih pilih mana nih,  lantai vinyl atau lantai kayu? Memilih lantai vinyl atau lantai kayu tentu memiliki kelebihan dan kekurangan masing - masing. Lantai kayu biasa diaplikasikan pada restoran - restoran yang ingin mengangkat tema vintage. Aksentuasi kayu pada ruangan dapat membuat desain interior ruangan terkesan elegan dan apik. Namun mana yang terbaik lantai vinyl atau lantai kayu solid ?


1. Lantai Kayu




Kamis, 19 Januari 2017

Menikmati Indahnya Taman Bunga Nusantara

Siapa yang tidak kenal Taman Bunga Nusantara? Keindahan bunga-bunga di dalamnya terkenal sampai seantero negeri. Hijaunya pepohonan, hamparan rumput dan warna-warni bunga menjadi daya tarik pengunjung untuk berkunjung ke sana. Taman Bunga Nusantara terletak di Cianjur. Membutuhkan waktu sekitar 3 jam dari Jakarta jika jalanan lancar.

Pertengahan tahun lalu kami jalan-jalan ke Taman Bunga Nusantara. Ini adalah kunjungan kedua kami. Pertama kali ke Taman Bunga Nusantara beberapa tahun lalu saat Faris masih berusia 2 tahun. Karena pas liburan kami berencana berangkat pagi-pagi agar tidak terjebak macet. Namun rencana tinggal rencana.  Pukul sepuluh pagi kami baru meninggalkan rumah. Dan taraa....jalanan ke puncak benar-benar macet. 

Terjebak kemacetan memang sesuatu yang membuat bete. Apalagi jika tidak ada aktifitas lain selain melihat jalanan. Dijamin tambah bete. Anak-anak juga sudah mulai gelisah dan ribut. Mereka bosan karena sudah berjam-jam di jalan. Salah satu cara membuat anak-anak tidak bosan adalah menonton youtube minecraft kesukaan mereka. Tapi tentu saja hal tersebut tidak dilakukan karena pasti akan memotong kuota internet dengan cepat. Parahnya kuota internetku juga habis. Jadiah si emak juga mati gaya. Huhuhu....

Rabu, 04 Januari 2017

Mendadak Piknik di Semarang

Libur akhir tahun kemarin adalah perjalanan traveling  pertama kami bersama dedek bayi ke Jawa Tengah. Awalnya ragu-ragu karena umurnya belum genap 4 bulan. Rewel nggak ya menempuh perjalanan panjang dari Jakarta ke Magelang? Namun keinginan kuat untuk pulang kampung bersilaturahmi sekaligus refreshing melepaskan penat menghilangkan semua kekhawatiran yang ada.

Setelah dua hari di Jepara dan puas main ke pantai, kami ganti destinasi ke Magelang. Waktu sudah menunjukkan pukul 9 malam saat kami meninggalkan Jepara. Di tengah jalan si ayah berubah pikiran. Bagaimana kalau kami menginap saja di Semarang dan melanjutkan perjalanan keesokan harinya ke Magelang. Akhirnya malam-malam aku langsung booking hotel di Semarang. Waktu menunjukkan pukul 11 malam saat kami sampai di hotel. 

Paginya rencananya kami akan berkeliling  Kota Semarang. Namun karena si ayah ada kerjaan akhirnya ayah kerja depan laptop dulu mumpung wifi di hotel kenceng. Akhirnya kami baru bisa meninggalkan hotel jam 12 siang. Mendadak piknik sih ceritanya. Yah..hitung-hitung liburan. Sejak dedek bayi lahir belum pernah liburan lagi. 

Liburan di Indonesia nggak kalah sama liburan di luar negeri. Banyak tempat wisata bagus dan menjadi tujuan wisata.   Tujuan kami kali ini adalah Lawang Sewu. Yah..meskipun belasan bahkan puluhan kali melewati tempat ini tiap pulang kampung, kami belum pernah sengaja berhenti untuk mengunjunginya. Hihi..aneh banget kan?

Sabtu, 10 Desember 2016

Belanja Lebih Mudah Dengan HappyFresh

Sejak memiliki bayi tiga bulan lalu ritme hidupku berubah. Hari-hariku yang biasa santai menjadi begitu sibuk dengan adanya anggota baru di rumah alias dedek bayi. Dan itu berimbas kepada aktifitasku. Selama ini aku  bebas mengantar jemput dua krucils alias kakak-kakaknya. Sekarang aku tidak bisa lagi mengantar jemput karena harus jaga si adek bayi. Pagi-pagi anak-anak berangkat bareng ayahnya dan siangnya pulang bareng ojek jemputan. 

Sejak punya bayi aku juga tidak bisa lagi bebas bepergian kemanapun termasuk urusan belanja. Dulu jika keperluan rumah ada yang habis  tinggal belanja ke minimarket depan komplek. Kini sejak ada bayi aku tidak lagi bebas berbelanja. Harus menunggu weekend saat si ayah berada di rumah dan gantian jaga dedek bayi. Sementara keperluan harian kadang kala habis dan aku tidak bisa menunggu sampai weekend tiba. 

Dua hari yang lalu persediaan telur habis sama sekali. Demikian juga roti, susu, indomie dan bumbu nasi goreng. Yah..aku selalu sedia bumbu nasi goreng untuk  sarapan tiap pagi. Roti tawar juga selalu ada untuk bekal anak-anak saat istirahat . Jadi dua item itu roti tawar dan bumbu nasi goreng harus selalu ada di rumah. Kebetulan abang roti tidak lewat. Jadi aku belum punya persediaan roti dan bumbu nasi goreng untuk esok hari. Persediaan telur juga habis sementara dua krucils pasti makan siang di rumah karena sedang ujian dan pulang awal. Di hari biasa mereka catering dan makan siang di sekolah. Aduh..bener-bener bingung deh. Soalnya nggak ada lauk di rumah. Biasanya kalau pas nggak ada lauk, telur jadi andalan. Tapi kalau telur habis pusing juga. Mau belanja ke minimarket depan komplek nggak ada yang jaga dedek bayi. Kalau nggak belanja nggak ada lauk. Huhuhu.

Jumat, 25 November 2016

Liburan Lebih Hemat dan Lebih Banyak Pilihan dengan Travelio

Sekarang ini banyak banget masyarakat yang melakukan traveling. Yah,  jaman sekarang traveling bukan lagi barang mewah atau kebutuhan tersier. Sekarang ini traveling menjadi kebutuhan pokok atau kebutuhan utama. Terlebih untuk masyarakat urban yang rentan dengan stress akibat tekanan pekerjaan. Traveling menjadi obat penyembuh stress. Melepaskan penat dari sibuknya pekerjaan.

Yang menjadi masalah adalah biasanya traveling membutuhkan banyak budget atau biaya. Selain transportasi, biaya menginap menjadi masalah utama besarnya biaya traveling. Kalau travelingnya sendirian sih nggak papa, kita bisa menyewa budget hotel yang sesuai dengan kantong. Kalau travelingnya rame-rame bersama keluarga besar? Biaya pasti menjadi masalah.

Jangan khawatir dengan besarnya biaya menginap saat traveling. Kini Travelio hadir dengan konsep baru yaitu #TravelioMore dengan tagline more choice, more space, more value. Travelio tidak hanya menyediakan hotel, namun menawarkan sewa apartemen, vila atau rumah untuk liburan. Travelio menghadirkan lebih banyak pilihan tempat menginap dengan harga yang lebih murah.  Pasti penasaran kan dengan #TravelioMore ini?

Minggu, 20 November 2016

Semakin Aktif dan Produktif di Usia Cantik ala Susan Sriyani

Seperti kita ketahui usia antara 35-45 tahun bisa dikatakan sebagai usia cantik. Di usia tersebut banyak terjadi perubahan-perubahan pada tubuh dan wajah kita sebagai wanita. Badan yang tidak sebugar dan sekuat dulu, kulit yang mulai berubah kekenyalannya dan garis-garis halus yang mulai terlihat di sekitar mata dan mulut. Banyak wanita yang mulai minder dan tidak percaya diri saat mulai memasuki usia cantik. 

Namun tidak semua wanita merasa tidak percaya diri di usia cantik. Beberapa dari kita justru mulai menemukan passion dan menemukan dunianya di usia cantik. Salah satunya adalah sahabat baik saya Susan Sriyani. Saya dan teman-temannya memanggilnya 'Ambu' yang dalam Bahasa Sunda berarti ibu. Yah, Susan Sriyani memang keibuan. Tidak salah kalau suami, anak-anak dan teman-temannya memanggilnya Ambu. 

Ambu adalah sosok wanita aktif dan produktif. Aktif di berbagai komunitas baik komunitas sepeda, komunitas arisan, komunitas masak-memasak, komunitas pengajian dan berbagai komunitas sosial. Sosoknya yang aktif dan produktif membuatku ingin menulis kiprah  sosok  Susan Sriyani di usia cantiknya ini.