Senin, 26 Januari 2015

Koln Kota Parfum Dan Kota Sejarah Yang Mendunia

Kota Koln adalah kota keempat terbesar dari segi jumlah penduduk di Jerman. Koln berasal dari kata cologne. Yaah kota ini adalah kota asal ditemukannya wewangian Eau de Cologne  oleh Johan Maria Farina seorang berkebangsaan Italia. Salah satu merk perusahaan parfum  yang terkenal di sini adalah merk 4711. Dulu saat aku masih kecil di Indonesia ada tisu basah wangi. Biasanya kita menyebutnya cologne. Ternyata ini adalah nama salah satu kota pembuat wewangian terkenal di Jerman. Aku sendiri baru tahu saat mengunjunginya.






Selain banyak toko parfum yang bertebaran , di kota Koln ini banyak juga ditemukan toko cinderamata. Mereka menjual berbagai macam cindera mata seperti topi bertuliskan Koln, tempelan kulkas, kaos, kartu pos, dan berbagai jenis cindera mata sebagai oleh-oleh. Berbagai harga ditawarkan di sini dari mulai topi yang berharga 5 sampai 10 euro sampai piringan kecil bergambar katedral  icon kota Koln seharga 10 Euro.


 photo toko souvenir_zpszy45j6gz.jpg
Toko souvenir




 photo toko souvenir 2_zpsaue5oeta.jpg
Toko souvenir


 photo sudut kota koln_zpsryjialhu.jpg
Suasana Kota Koln


 photo parkir sepeda koln_zpsv1mufjcj.jpg
Salah satu sudut kota Koln

Selain terkenal dengan parfumnya kota ini juga terkenal dengan wisata sejarahnya yaitu Katedral Dome. Katedral ini  banyak dikunjungi wisatawan dari berbagai penjuru dunia. Mereka ingin melihat katedral tertinggi di Eropa.



 photo gereja koln_zpsqve3ol0a.jpg
Katedral Dome

Konon Katedral Dome menjadi gedung tertinggi di Eropa sebelum dibangunnya Menara Eiffel Paris. Setelah Eiffel dibangun, menara ini menjadi yang tertinggi di Eropa. Katedral ini dibangun sejak tahun 1248 namun dihentikan pada tahun 1473. Pembangunan dilanjutkan pada abad ke 19 hingga selesai pada tahun 1880. Tinggi menara katedral ini adalah  157 meter. Banyak wisatawan yang berkunjung ke katedral ini baik sekedar berfoto di depan katedral seperti kami, maupun yang sengaja masuk dan berkeliling di dalam katedral. Boleh juga berfoto bersama orang-orang yang berdandan dan bergaya seperti patung di depan katedral dengan membayar sejumlah Euro sebagai imbalan.


 photo nunung koln gereja ok_zps0csyfwrl.jpg
Berfoto di depan katedral


14 komentar:

  1. kota parfum, wangi pastinya ya mbak

    BalasHapus
  2. Masih wangian mbak lidya deh daripada kota nya.Hihihi..

    BalasHapus
  3. Jadi ingat waktu kecil (akhir thn 70-an - thn 80-an), istilah COLOGNE akrab di telinga saya. Ibu saya punya ini :)
    Waktu itu minyak wangi gak sebanyak sekarang dan sepertinya cologne lagi booming

    BalasHapus
  4. Hihi....iya ya dulu kayaknya merknya cuma cologne ya.Terkenal banget saat kita masih kecil ya mbak.

    BalasHapus
  5. Nice info mak! Saya dulu kuliah bahasa Jerman juga jadi mesti tau juga nih info seperti ini hihihi..

    BalasHapus
  6. Waaah kuliah bahasa jerman.Pasti belajar banyak sejarah Jerman ya.Trima.kasih sudah berkunjung Mak Ola.

    BalasHapus
  7. Semoga bisa ke Yurop kyk Mba Nunung *aamiin yg kenceng*

    BalasHapus
  8. Aamiin
    Ikut doain kenceeeeng.Ini juga gratisan kok mbak Pipit.Menang lomba nulis jaman tahun 2012

    BalasHapus
  9. Seperti menyelami kota yang romantis dan harum, semua penuh warna kecerian yang romantis sepertinya ya Mba. he, he, he,,

    BalasHapus
  10. Kotanya sih gak harum Pak. Hehehe...Tapi seneng sih jalan-jalan gratis.

    BalasHapus
  11. Mak Nunung kali...qiqiqiqi.

    BalasHapus
  12. tertarik banget dengan katedralnya mak...
    walau keliatannya agak horor yaa..hihihihi

    BalasHapus
  13. Gak horror juga sih mak Winda. Tapi karena sudah tua aja, jadi kesannya horror padahal tidak. Terima kasih sudah berkunjung.Ntar aku kunjungi balik ya.

    BalasHapus

Bumbu Hitam Bangjo Rasanya Maknyuss

Sore itu teriakan pakeeeeeet dari pak kurir mengagetkanku. Sebungkus paket atas namaku tertera di kardus. Hihihi penasaran deh perasaan lag...