Senin, 21 Desember 2020

Berkunjung ke Taman Safari Cisarua Saat Pandemi

Minggu 18 Oktober 2020 akhirnya kesampaian juga ajak bocil ke Taman Safari. Ceritanya si bocil lagi seneng-senengnya lihat hewan. Biasa namanya juga balita kalau lewat binatang rasanya seneng banget. Apalagi hafal namanya.

Awalnya pengin ajak ke Kebun Binatang Ragunan aja yang deket. Tapi pernah dengar kalau pas pandemi gini Ragunan nggak dibuka buat balita. Jadi percuma dong ya ajak anak-anak kalau nggak boleh masuk. Akhirnya nekad bawa bocil ke Taman Safari daripada merengek terus minta lihat hewan-hewan.

Sempat khawatir juga kalau mobil plat B gak boleh masuk area puncak karena baca berita seperti itu. Tapi bismillah aja pas berangkat. Jadi kalau emang gak boleh ya pulang. Alhamdulilah jalanan lancar dan mobil plat B tetep boleh masuk Taman Safari.

Ada yang berbeda di musim pandemi gini. Di gerbang masuk Taman Safari sebelum beli tiket kita dicek suhu dan mobil disemprot desinfektan dulu oleh petugas.




Harga tiket untuk dewasa di hari libur adalah 230 ribu perorang dan harga tiket anak-anak balita 210 ribu. Karena kami hanya bertiga bersama balita kami membayar 670 ribu untuk tiket masuk plus 20 ribu untuk mobil. Sebelumnya kita udah siapin beberapa ikat wortel untuk kasih makan hewan. Satu ikatnya 5 ribu rupiah. Kita beli 6 ikat wortel dan satu sisir pisang.

Dan taraaaa....lihat senyum sunringah bocil melihat berbagai hewan plus keberanian dia kasih makan wortel ke rusa dan hewan lainnya membuat kami bahagia. Bocil seneng banget lihat hewan langsung di habitatnya.





Berkunjung Ke Istana Panda

Sejak September 2017 di Taman Safari Cisarua ada sepasang panda asal Tiongkok. Konon sepasang panda tersebut dipinjamkan selama 10 tahun. Jadi tidak perlu ke Singapura atau Tiongkok untuk melihat Panda. Cukup ke Taman Safari Indonesia kita bisa melihat Cai Tao si panda jantan dan Hu Chun si panda betina.

Ternyata istana panda meskipun terletak di Taman Safari letaknya jauh ke atas. Kita tidak bisa berjalan kaki ke sana. Pun tidak bisa dilalui mobil. Untuk menuju ke sana kita harus ke shelter khusus bis  yang membawa kita ke Istana Panda.

Di masa pandemi ini bis yang membawa pengunjung dilap desinfektan setiap akan membawa penumpang. Pun jaraknya dikasih jarak hanya 5 penumpang per baris bangku bis. Karena setiap penumpang turun bangku bis harus dilap dulu menyebabkan antrian naik bis menjadi panjang. Tapi nggak papa ya demi keamanan bersama.


Antrian panjang dan jalan berkelak kelok menuju Istana Panda langsung terbayarkan saat melihat Istana Panda yang megah dan Panda yang lucu-lucu.




Buat yang kelaparan di area Istana Panda ini jangan khawatir. Ada restoran di lantai atas dengan pemandangan bagus. Kita bisa naik ke sana melalui eskalator yang ada di Istana Panda.


Buat yang ingin souvenir berbagai macam boneka panda atau gantungan kunci bisa dibeli di lantai bawah ya teman-teman.

Menonton Atraksi Lumba-Lumba

Di Taman Safari ada berbagai pertunjukan atraksi dari Dolphin Show, Cowboy Show, Elephants Show sampai Various Animal Show. Setiap pertunjukan ada jadwalnya tersendiri. Khusus untuk masa pandemi kursi penonton dibatasi 50 persen dari kapasitas normal. Jadwal sore Dolphin Show jam setengah lima sore, namun jam 4 sore kursi sudah penuh karena hanya separo yang boleh diisi. Alhamdulilah masih kebagian kursi. Jadi bisa nonton pertunjukan lumba-lumba.


Teman-teman ingin berkunjung ke Taman Safari saat pandemi? Masih aman asal sesuai protokol kesehatan ya guys. Perhatikan 3 M. Sampai jumpa di catatan perjalanan berikutnya.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Menikmati Hijaunya Bumi Katulampa Convention Resort

Wellcome April.  Nggak terasa ya udah bulan April saja. Dan blogku makin lama makin nggak ada tulisan jalan-jalannya. Sebenarnya banyak sih ...